Penyulundupan

BC Gagalkan Penyelundupan Pakaian Bekas

Kompas.com - 21/12/2010, 09:04 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Petugas Direktorat Jenderal Bea dan Cukai menggagalkan penyelundupan 6.000 ballpress pakaian bekas asal Malaysia di perairan Laut China Selatan, Senin (20/12/2010).

Kepala Seksi Operasi Kantor Wilayah Ditjen Bea dan Cukai Khusus Kepulauan Riau Andhi Pramono dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Selasa (21/12/2010), menyebutkan, Kapal Patroli BC 20002 menangkap Kapal Motor (KM) Berkat Saudara II berbendera Indonesia yang memuat sekitar 2.800 ballpress pakaian bekas atau setara dengan 28 kontainer. Berat satu ballpress pakaian bekas mencapai 100 kilogram.

KM itu dinakhodai oleh AM dengan 14 anak buah kapal (ABK) dari Malaysia tujuan Wanci-wanci, Sulawesi. Patroli BC menangkap KM itu pada Senin sekitar pukul 04.00 WIB.

Sementara itu, Kapal Patroli BC 8005 menangkap KM Twins berbendera Indonesia yang memuat sekitar 3.200 ballpress pakaian bekas atau 32 kontainer. KM itu dinakhodai AR dengan 13 ABK dan berlayar dari Malaysia tujuan Kendari, Sulawesi Tenggara.

Dua kapal beserta muatan dan ABK sudah ditarik ke Kanwil BC Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau guna penyidikan. Modus operandi yang digunakan adalah tanpa dokumen melewati kondisi alam laut yang ekstrem di Laut China Selatan. Pakaian bekas merupakan barang yang dilarang untuk diimpor.

Kerugian negara dari tindak pidana itu mencapai sekitar Rp 7 miliar. Selain itu, kerugian immaterial berupa kerugian yang dialami oleh industri dan perdagangan dalam negeri karena merusak pasar tekstil dan garmen serta merusak industri konveksi di dalam negeri.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau