JAKARTA, KOMPAS.com - Akibatnya banyaknya pengunjung yang berdatangan ke Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta membuat parade satwa yang biasa digelar pada hari-hari libur terpaksa ditiadakan. Kurangnya ruang gerak menjadi alasannya.
Demikian disampaikan Kepala Sekretariat TM Ragunan, Bambang Triono, Minggu (26/12/2010), saat dijumpai Kompas.com di lokasi. "Tadinya mau atraksi satwa, pargade gajah, burung dan ular. Tapi karena pengunjung padat sementara ini kami tiadakan," ucapnya.
Sementara itu, saat ini, hujan deras kini tengah mengguyur Jakara bagian Selatan juga terpaksa membuat banyak pengunjung berhamburan mencari tempat berlindung. Praktis untuk sementara waktu tidak ada aktivitas pengunjung di taman margasatwa seluas 140 hektar ini.
Pada hari Minggu dan hari Besar, manajemen Ragunan memang biasanya menggelar berbagai macam acara seperti Taman Satwa Anak yang terletak di pintu gerbang utama Ragunan, Gajah Tunggang, Unta Tunggang, dan Kuda Tunggang.
Selain program-program tersebut, pengunjung juga bisa menyaksikan dua ekor Llama dan Zebra yang baru saja didatangkan dari Kanada. Selain itu, Taman Margasatwa Ragunan juga baru saja berhasil melahirkan seekor tapir dan seekor Harimau Sumatera.
"Ini juga membuktikan kalau Ragunan tidak hanya sebagai area wisata tapi utamanya Ragunan adalah tempat konservasi. Jadi kami bahagia dengan kelahiran dua binatang yang asli Indonesia tersebut dan sudah langka," ungkap Bambang.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang