MUKOMUKO, KOMPAS.com — Lima nelayan yang hilang saat tiga kapal tenggelam di perairan laut Desa Air Rami, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, Rabu (29/12/2010) ditemukan selamat.
Saugani, Ketua Nelayan Kecamatan Air Rami, mengatakan, lima nelayan yang selamat pada Rabu siang itu saat ini masih terbaring di rumahnya karena kondisi badannya yang lemah akibat tidak makan dan hanya minum air laut.
Dari lima nelayan yang ditemukan sedang mengapung di tengah laut Kecamatan Putri Hijau, Bengkulu Utara, dua nelayan berkondisi sangat parah untuk saat ini karena kadar air laut yang terminum tidak sedikit.
"Imut dan Mar kondisinya sangat parah karena keduanya kemasukan air laut, sedangkan Buyung, Gozo, dan Ujang hanya lemas biasa dan sekarang beristirahat di rumahnya," ungkapnya.
Lima nelayan yang ditemukan selamat itu belum dibawa ke pusat kesehatan masyarakat karena terbentur dengan biaya.
"Mereka hanya diberikan obat tradisional daerah ini untuk memulihkan kondisi kesehatan yang terkuras karena semalaman berada di tengah laut," katanya.
Warga mulai melakukan pencarian terhadap lima nelayan yang hilang itu sejak pukul 04.00 WIB menggunakan empat kapal nelayan.
"Pada siang harinya lima nelayan ditemukan sedang mengapung di atas perahu yang terbalik, sekitar 2 mil dari bibir pantai," ujarnya.
Setelah lima nelayan diselamatkan, nelayan lainnya saat ini berusaha menyelamatkan mesin dan kapal. Nelayan hanya menemukan dua kapal, sedangkan satu kapal sudah hilang.
"Mesin tempel dan dua kapal bisa diselamatkan. Satu kapal lainnya tidak bisa ditemukan, termasuk alat tangkap nelayan sudah hilang," ujarnya.
Saugani mengatakan, untuk ke depan, semua nelayan di daerah itu diimbau tidak pergi melaut saat kondisi cuaca kurang mendukung.
"Ini menjadi pengalaman bagi nelayan supaya ke depan agar tidak berangkat bila cuaca sedang tidak bagus," katanya.
Sampai saat ini, tim SAR dan Airut belum juga datang ke perairan daerah tersebut, meskipun nelayan telah meminta bantuan dari mereka.
"Setelah kami tunggu, belum ada tim dari SAR yang datang ke perairan daerah ini. Namun, kami tidak kecewa karena lima nelayan telah berhasil kami selamatkan meskipun dengan cara kami," ujarnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang