Milan, Rabu -
”Saya sudah berusaha untuk membebaskan diri saya dan menjadi diri saya sendiri. Saya tentunya tak akan melupakan Milan karena saya belum pernah terikat begitu erat dengan klub seperti itu,” ujar Leonardo dalam acara jumpa pers pertama sebagai Pelatih Inter Milan, Rabu (29/12).
”Tapi situasinya memang luar biasa. Saya bukan hanya sekadar mencari pekerjaan, melainkan juga sebuah tantangan. Anda tak bisa mendapatkan tantangan sebesar ini. Saya tak bisa mengatakan ’tidak’ kepada Inter,” kata Leonardo lagi.
”Jika memang ada yang menyebut saya pengkhianat, saya menerima semua pendapat yang ada,” kata Leonardo menegaskan.
Leonardo mendapat banyak sambutan negatif dari publik Milan setelah menerima tawaran melatih Inter menggantikan Rafael Benitez yang dipecat. Legenda AC Milan, Marco van Basten, bahkan secara gamblang menyebut Leonardo sebagai pengkhianat.
Menurut Van Basten, Leonardo seharusnya tidak perlu menerima tawaran Inter karena dia sudah bersama AC Milan selama 13 tahun, baik sebagai pemain, direktur teknik, pemandu bakat, maupun pelatih.
Yang menjadi ironis, musim lalu, AC Milan melepas Leonardo setelah menganggapnya gagal memberi prestasi untuk Milan.
Leonardo untuk pertama kali tampil di lapangan memimpin latihan tim Inter Milan pada hari Selasa. Kehadiran Leonardo disambut sekitar 3.000 suporter Inter Milan.
Menurut Leonardo, kepindahannya ke Inter Milan bukan langkah balas dendam atau atas dasar sakit hati kepada Milan. ”Saya senang bergabung bersama Milan selama 13 tahun dan saya tidak akan melupakan momen itu. Akan tetapi, saat ini saya ingin petualangan baru dan saya orang yang bebas,” ujarnya.
Apa pun argumentasi Leonardo tampaknya tetap sulit diterima dengan lapang dada oleh para pendukung Milan. Rivalitas yang besar dengan Inter menjadi dasar perseteruan tersebut.
Yang menarik, musim ini Milan juga sudah membuat pendukung Inter panas ketika mendatangkan mantan pemain bintang Inter, Zlatan Ibrahimovic, dari Barcelona, Spanyol.
Di Milan, Ibrahimovic bahkan telah menjadi ikon baru sekaligus tulang punggung yang membawa Milan bertengger di puncak klasemen sementara Liga Serie A Italia.
Inter sejauh ini masih kesulitan menjaga performa terbaiknya. Masalah cedera pemain serta kehilangan kepercayaan diri pemain selama dilatih Benitez membuat Inter tampil tidak konsisten.
Pada klasemen sementara, Inter tertahan di peringkat ketujuh. Koleksi poin mereka tertinggal 13 poin dari AC Milan. ”Apa pun situasinya, saya masih percaya Inter bisa juara. Saya tahu jarak 13 poin cukup lebar. Akan tetapi, jalan menuju final masih cukup jauh,” kata Leonardo yang akan menjalani laga perdana melawan Napoli tanggal 6 Januari mendatang.
Presiden Inter Massimo Moratti meminta semua pihak agar menghormati Leonardo. Biarkan dia bekerja tanpa gangguan untuk memenuhi ambisinya,” kata Moratti.