Pledoi gayus

Polri Bantah Serangan Gayus

Kompas.com - 04/01/2011, 14:53 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Kepolisian membantah pernyataan terdakwa Gayus Halomoan Tambunan dalam pembelaan atau pleidoi pribadi yang menyebutkan bahwa penyidik Polri tidak menindaklanjuti pengakuannya terkait dugaan mafia kasus di Polri, kejaksaan, dan pengadilan ataupun mafia pajak di Direktorat Jenderal Pajak.

Kepala Bareskrim Polri Komjen Ito Sumardi mengatakan, pihaknya telah menyelidiki pengakuan Gayus itu. Namun, menurut Ito, tidak ditemukan alat bukti lain untuk mendukung semua pengakuannya itu. "Itu baru katanya (Gayus)," kata Ito di Mabes Polri, Selasa (4/1/2011), ketika dimintai tanggapan tentang penyataan Gayus di sidang kemarin.

Terkait mafia kasus, kata Ito, tidak ditemukan alat bukti selain pengakuan Gayus yang menyebut telah memberikan uang Rp 25 miliar ke Haposan Hutagalung untuk diserahkan kepada penyidik, jaksa, hingga hakim. Haposan sendiri membantah pernyataan Gayus itu. "Kalau tim independen dikatakan tidak menindaklanjuti, saya kira tidak benar. Kita pasti menindaklanjuti, sekecil apa pun," ucap Ito.

"Kita ingin masalah Gayus cepat selesai dan tuntas karena masalah ini bergulir terus. Ini menjadi PR (pekerjaan rumah) besar bagi Polri dan jadi isu publik yang meluas. Tapi, tenyata banyak kendala-kendala yang dihadapi dalam proses penyidikan. Kita masih harus kerja sama dengan instansi terkait, contohnya dengan PPATK, KPK," tambah Ito.

Seperti diberitakan, dalam pleidoi, Gayus menyerang Polri dengan penilaiannya bahwa tim independen Polri tidak kesatria, tidak independen, dan kerap mengingkari janji. Pasalnya, menurut Gayus, dirinya telah membeberkan semua informasi mengenai perkaranya.

Gayus juga mempertanyakan belum terjeratnya pejabat Polri, seperti Brigjen (Pol) Edmond Ilyas, Kombes Pambudi Pamungkas, dan Ajun Komisaris Besar Mardiyani. Begitu pula dengan pihak jaksa seperti Cirus Sinaga dan Fadil Regan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau