NEW YORK, KOMPAS.com — Kalau malaikat maut masih menjauh, nyawa masih dikandung badan. Vangelis Kapatos (26) sempat berupaya bunuh diri dengan terjun dari apartemennya di lantai 9. Beruntung, dia mendarat di setumpuk sampah yang belum diangkat petugas kebersihan. Maklumlah, pada akhir Desember lalu terjadi badai salju hebat di New York, Amerika Serikat, dan sampah itu belum juga dibersihkan. Vangelis langsung dibawa ke rumah sakit karena cedera, tetapi dikabarkan keadaannya stabil.
”Semua orang mengeluhkan sampah yang masih menumpuk, tetapi saya sangat bersyukur sampah itu masih berada di situ sehingga saya bisa selamat,” ujar Vangelis yang ternyata menyesali tindakan bunuh diri tersebut.
Polisi menyatakan, Vangelis tidak meninggalkan pesan sebelum terjun dari apartemennya. Tantenya, Katharina Kapatos, mengatakan, Vangelis sangat tertekan dan sempat dirawat psikiater selama satu bulan sebelum diperbolehkan pulang, akhir pekan lalu. Anak muda itu juga pernah menyatakan khawatir tidak dapat membayar sewa apartemennya.
Dinas Sanitasi yang baru akan mengumpulkan sampah itu pekan ini memperkirakan ada 77.000 ton sampah yang belum diangkut sejak datangnya badai. Wali Kota New York Michael Bloomberg berharap para pekerja dapat menyelesaikan pengangkutan sampah akhir pekan ini. (Reuters/Joe)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang