Keramik untuk Dinding Kerja, Cantik Juga!

Kompas.com - 10/01/2011, 18:08 WIB

KOMPAS.com — Sangat ketinggalan zaman jika Anda masih berpendapat keramik hanya cocok untuk kamar mandi dan dapur. Ruang kerja berikut ini tampil manis dan romantis dengan keramik dinding berwarna krem.

Ada lahan kosong di salah satu sudut ruangan? Jadikan ruang kerja. Foto berikut ini boleh jadi inspirasi menarik. Cukup dengan menempatkan sebuah meja berukuran lebar 30 sentimeter. Kelihatannya memang sempit, tapi untuk sekadar bekerja dengan komputer jinjing, dan menulis di buku, meja ini cukup. Selain itu, ukurannya efisien, tidak memakan banyak lahan.

Dindingnya menarik. Tidak seperti lazimnya yang dilabur cat atau dihias wallcover, dinding ruang kerja ini dilapisi keramik dinding. Motifnya bunga, warnanya pun krem lembut. Apalagi berpadu dengan warna meja dan kursi yang putih, makin romantislah jadinya.

Mengaplikasikan keramik sebagai pengganti wallcover atau cat banyak untungnya, lho. Pertama, tampilannya tidak kalah menarik dari wallcover. Para produsen keramik saat ini sudah tak segan-segan lagi mengeluarkan desain-desain menarik ala wallcover. Keuntungan berikutnya, keramik mudah dibersihkan. Tidak perlu takut dicoret-coret si kecil, tinggal bersihkan dengan cairan pembersih yang biasa digunakan untuk lantai, beres.

Jadi, siapa bilang tempat keramik cuma di kamar mandi? (Annisa Q. Aini/iDEA)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau