Kasus gayus

Hotma: Gayus-Milana Pergi Berdua Saja

Kompas.com - 12/01/2011, 15:33 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Terdakwa korupsi pajak, Gayus H Tambunan pergi ke luar negeri ketika dalam masa tahanan hanya ditemani istrinya, Milana Anggaeni. Mereka berdua hanya berekreasi.

Hal tersebut disampaikan kuasa hukum Gayus dan Milana, Hotma Sitompul. "Ketemu banyak orang lah, ya berenang, kesana hanya berdua saja," kata Hotma ketika menghadiri pemeriksaan Gayus di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (12/1/2011).

Hotma juga mengatakan, tidak ada pihak lain yang ditemui Gayus saat berkunjung ke luar negeri. "Ketemu Dirjen Pajak di luar negeri?" tanya para pewarta yang kemudian dibantah Hotma. "Nggak bener itu, periksa saja siapa saja yang keluar," kata Hotma.

Dia juga membantah jika dikatakan bahwa terdapat oknum yang menjadi sponsor perjalanan Gayus ke Makau, Kuala Lumpur, dan Singapura itu. "Tidak ada sponsor-sponsoran," katanya tegas.

Sementara itu, sebelumnya pihak Kepolisian menduga adanya oknum pengusaha yang mensponsori kepergian Gayus ke luar negeri. Hari ini, Kepala Badan Reserse Kriminal, Komjen (Pol) Ito Sumardi mengatakan bahwa pihaknya masih mendalami kemungkinan tersebut.

"Info apapun yang masuk sudah kita dalami. Kita sudah punya data-datanya. Tetapi data orang itu untuk konsumsi penyidikan, kita belum bisa sampaikan ke media," kata Ito yang ditemui di Mabes Polri,Jakarta, Rabu.

Seperti diberitakan, Gayus dan Milana dikabarkan sempat berkunjung ke Cina, Malaysia, dan Singapura. Diduga, pada 22-24 September keduanya berada di Makau, Cina. Kemudian pada 30 September mereka diduga berangkat ke Kuala Lumpur, Malaysia, dan ke Singapura dan kembali ke Indonesia pada 2 Oktober. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau