BANGKALAN, KOMPAS.com - Angin puting beliung menerjang gedung SDN Klampis Barat, Kecamatan Klampis, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, Rabu (12/1/2011).
Kepala sekolah SDN Klampis Barat, Achmad Mostari mengatakan, peristiwa itu berawal ketika hujan deras disertai angin puting beliung yang menerjang kawasan Klampis.
"Kemudian angin menyapu gedung SDN ini, yang mengakibatkan atap dua lokal ambruk serta temboknya roboh," kata Mostar.
Mostar menjelaskan, dua lokal yang ambruk tersebut ditempati kelas V dan VI. Pihak sekolah kemudian menghentikan kegiatan belajar mengajar demi alasan keamanan.
"Karena kondisinya tidak memungkinkan, akhirnya kami mengambil kebijakan bahwa sekarang kegiatan belajar dihentikan dulu. Besok sekolah kembali masuk," katanya.
Menurut Mostar, SDN Klampis Barat mempunyai siswa sebanyak 281 orang. Adapun gedung SDN sendiri dibangun pada tahun 1982. Sejak itu, pihak sekolah belum pernah melakukan rehabilitasi terhadap gedung SD.
"Kami tidak pernah memperbaiki gedung ini. Dana BOS yang kami terima tidak untuk merehab gedung, tapi dialokasikan pada yang lain," ungkapnya.
Mostar menambahkan ke depan proses kegiatan belajar mengajar untuk kelas V dan VI ruang kelasnya akan bergantian dengan kelas I dan II. Hal itu dilakukan karena ruang kelas V dan VI tidak bisa ditempati.
Camat Klampis, Aka Setiadji, mengatakan sebaiknya KBM untuk kelas V dan VI dipindah ke gedung madrasah. Hal itu dikarenakan pelaksanaan ujian nasional (UN) sudah dekat.
"Agar siswa bisa berkonsentrasi dalam belajar, mereka membutuhkan gedung yang layak untuk tempat belajar seperti madrasah," katanya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang