JAKARTA, KOMPAS.com — Hujan yang turun merata hampir di seluruh wilayah Kota dan Kabupaten Bogor, Kamis (13/1/2011) pagi, telah menyebabkan naiknya debit air di Bendung Katulampa setinggi 70 sentimeter pada pukul 07.30.
"Ketinggian itu tergolong masih normal, tetapi kami masih siaga karena mungkin saja ada penambahan ketinggian," kata Kepala Pejaga Bendung Katulampa Andi Sudirman saat dihubungi Antara, Kamis.
Andi menyebutkan, hujan turun sejak pukul 05.00, merata di seluruh wilayah dengan intensitas ringan sampai lebat.
Dia mengatakan, sebelumnya ketinggian air di bendung 30 cm. Namun, kawasan Puncak yang hujan juga mempercepat kenaikan air.
"Di Puncak juga hujan. Makanya dalam waktu satu jam air langsung naik menjadi 70 cm," katanya.
Menurut Andi, kondisi di sekitar Katulampa dan Puncak masih mendung dan hujan. Hal ini berpotensi menambah debit air di bendungan.
"Kami tetap siaga walau statusnya masih normal, tetapi karena di Puncak masih hujan, kemungkinan penambahan kenaikan masih berpeluang terjadi," kata Andi.
Andi menyebutkan dirinya belum menetapkan status siaga karena ketinggian masih kurang dari 80 cm.
Andi menambahkan saat ini pihaknya telah berkoordinasi dengan petugas pintu air Depok dan Manggarai, menginformasikan ketinggian air di Bendung Katulampa.
"Kami terus berkoordinasi dan menginformasikan ketinggian air setiap jamnya," katanya.
Andi mengatakan, saat ini ketinggian air di Depok 105 cm dan Manggarai 680 cm. Ditambah ketinggian air di Katulampa 70 cm tidak akan memberikan pengaruh bagi Jakarta.
"Jika ketinggian air masih bertahan 70 cm, berarti tidak akan ada kiriman air karena di Depok dan Manggarai masih normal," katanya.
Andi menyebutkan, air kiriman dari Katulampa akan sampai ke Depok setelah empat jam dan dari Depok ke Manggarai delapan jam.
"Walaupun masih normal, kami tetap siaga karena masih hujan. Kemungkinan ada penambahan. Masyarakat kami imbau waspada," katanya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang