Stosur dan Hewitt Optimistis

Kompas.com - 17/01/2011, 03:40 WIB

Melbourne, Minggu - Para petenis andalan tuan rumah Australia Terbuka, Samantha Stosur di tunggal putri dan Lleyton Hewitt di tunggal putra, cukup optimistis bisa meraih kesuksesan pada turnamen tahun ini. Harapan besar warga Australia menjadi pendorong semangat Stosur dan Hewitt.

Hewitt yang pernah menjadi petenis nomor satu dunia menyatakan telah menemukan kembali permainan terbaiknya. Dia pun menuntaskan persiapan terakhirnya dengan memenangi turnamen AAMI Classic di Kooyong dengan mengalahkan Gael Monfils di final, 7-5, 6-3.

Sebelumnya pada minggu lalu, Hewitt juga mengalahkan petenis peringkat ke-10 dunia Mikhail Youzhny dan peringkat ke-23 dunia Nikolay Davydenko.

Sejak mengalami cedera tahun 2010, peringkat petenis Australia itu melorot ke urutan ke-54 sehingga pada Australia Terbuka tahun ini Hewitt tidak termasuk pemain unggulan.

Akan tetapi, pada putaran awal Hewitt sudah langsung berhadapan dengan petenis tangguh Argentina, David Nalbandian, yang menjadi runner-up di turnamen Heineken Open di Auckland, Selandia Baru, pekan lalu. Hewitt telah lima kali bertarung melawan Nalbandian, dengan tiga kali menang dan dua kalah.

”Saya merasa sangat nyaman pekan ini dan hanya waktu yang bisa mengatakan apa yang terjadi dalam dua pekan mendatang, apakah persiapan saya telah sempurna atau belum. Namun, saat ini saya sangat bersemangat bisa memenangi tiga pertandingan berat,” ujarnya.

Lebih baik

Sementara Stosur yang menjalani persiapan kurang meyakinkan, dengan tersingkir pada putaran kedua turnamen di Brisbane dan Sydney, mengatakan, saat ini mood-nya 100 persen lebih baik dibandingkan dengan tahun lalu meski dia baru ditinggal kakek tersayangnya.

Dengan pengalaman yang dimilikinya, khususnya dalam 12 sampai 18 bulan terakhir, Stosur mengatakan bahwa dirinya kini lebih percaya diri dan memahami bagaimana persaingan para petenis profesional.

Stosur yang mempersenjatai diri dengan servis sangat keras, pukulan backhand yang semakin baik, serta pukulan forehand penuh tenaga juga telah meningkatkan kelenturan geraknya.

Turnamen amal

Sehari menjelang dimulainya Australia Terbuka, Minggu (16/1), sejumlah petenis top turun bermain dalam turnamen amal dan berhasil mengumpulkan dana 1,5 juta dollar untuk korban banjir di Queensland.

Turun pada partai yang penuh canda itu adalah Tim Hijau, terdiri atas Andy Roddick, Andy Murray, Victoria Azarenka, Vera Zvonareva, Rafael Nadal, dan Kim Clijsters. Sementara lawannya adalah Tim Emas, terdiri atas Novak Djokovic, Ana Ivanovic, Justine Henin, Caroline Wozniacki, Roger Federer, dan Samantha Stosur.

Pada pertandingan yang dilakukan dengan pola ganda campuran itu, juara Australia Terbuka dua kali, Jim Courir, berperan sebagai wasit. Disaksikan sekitar 15.000 penonton yang memenuhi arena Rod Lavern, para petenis itu bermain dengan penuh canda sehingga sangat menghibur para penontonnya.

Dalam pesan-pesan Twitter yang ditulis beberapa petenis top itu, nyata sekali bahwa mereka menikmati pertandingan pembukaan tersebut. ”Saya menikmati waktu yang menyenangkan di rally for relief hari ini. Sebuah kehormatan menjadi bagian dari semangat dan kepedulian itu,” kata Roddick.

Status pesan senada ditulis Andy Murray. ”Rally for relief benar-benar menyenangkan. Sangat senang menjadi bagian dari kegiatan itu.” (AP/AFP/OKI)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau