Transportasi publik

KRL Ekonomi AC Mogok di Pasar Minggu

Kompas.com - 19/01/2011, 08:15 WIB

DEPOK, KOMPAS.com - Kereta Rel Listrik Ekonomi AC tujuan Tanah Abang, Rabu (19/1/2011), mogok di Stasiun Pasar Minggu. Seharusnya, kereta ini berangkat pukul 07.30 WIB dari Stasiun Pasar Minggu menuju Stasiun Depok, namun hingga pukul 08.30 WIB, kereta masih belum beranjak dari Stasiun Pasar Minggu.

Wartawan Kompas.com yang tengah menunggu di Stasiun UI, terpaksa gigit jari karena hingga pukul 08.30 WIB kereta Ekonomi AC itu belum juga tiba. Akibatnya, terjadi penumpukan calon penumpang. Beberapa calon penumpang bahkan sudah tidak sabar menunggu, sehingga ada yang memutukan pulang kembali ke rumah, ada pula yang menyeberang ke rel sebelahnya.

Akibat mogoknya KRL Ekonomi AC di Stasiun Pasar Minggu itu, sejumlah kereta terkena dampaknya. Di antaranya KA Ekspres tujuan Stasiun Tanah Abang, Kereta Cisadane tujuan Stasiun Tanah Abang, dan Kereta Ekspres tujuan Stasiun Jakarta-Kota. Sehingga terjadi penumpukan calon penumpang di masing-masing stasiun akibat kereta yang akan mereka tumpangi terhalang KRL Ekonomi AC yang mogok tersebut.

Seharusnya, KRL Ekspres sudah harus berangkat pukul 08.20 WIB, sementara KA Cisadane berangkat pukul 09.00 WIB, sedangkan KRL Ekspres tujuan Stasiun Jakarta-Kota berangkat pukul 08.30 WIB.

Menurut petugas di Stasiun UI, mogoknya KRL Ekonomi AC tersebut akibat kerusakan teknis. "Tadi dicoba didorong menggunakan Kereta Ekonomi, tapi tak jalan. Mungkin akan dipindahkan jalur di Pasar Minggu," kata petugas itu kepada Kompas.com.

Di Stasiun Pondok Cina, calon penumpang mencoba pindah ke UI dengan nyeberang ke stasiun sebelahnya, menunggu kereta yang datang dari Stasiun Manggarai. Ternyata belum ada kabarnya karena tertahan di Stasiun Kalibata dan Stasiun Duren Tiga. Kereta yang datang dari arah Pasar Minggu ke arah Depok juga masih tertahan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau