Pencahayaan Fasad, Tidak Sekadar Terang

Kompas.com - 20/01/2011, 19:55 WIB

KOMPAS.com - Semenarik apapun fasad sebuah rumah, saat malam tiba, tetap hanya akan tampak hitam karena gelap. Itulah sebabnya diperlukan pencahayaan, supaya saat malam pun rumah tetap tampil menarik.

Yang namanya pencahayaan fasad itu tidak sama dengan membuat rumah jadi terang benderang, ya . Terang hanya salah satu dari manfaat pencahayaan fasad. Itu sebabnya, diperlukan perencanaan matang untuk memperoleh pencahayaan yang baik dan benar, untuk tampilan muka rumah. Supaya tidak hanya terang, pun indah.

Permainan dowlight dan uplight membuat muka rumah jadi menarik. Tempatkan beberapa downlight untuk menerangi beberapa sudut secara general. Kemudian cari elemen-elemen yang ingin ditonjolkan dari fasad, tiang, beberapa tanaman, tak jarang pula ada yang ingin meng-highlight nomor rumah.

Untuk elemen-elemen tinggi menjulang, seperti tiang, penggunaan uplight jitu untuk membuatnya tampak lebih megah. Untuk membuat tanaman lebih menarik, tempatkan lampu sorot. Cahayanya akan memberikan kesan dramatis pada taman dan tanaman. Jika kebetulan rumah Anda memiliki jendela-jendela yang lebar, perhatikan juga pencahayaan di dalam rumah, karena cahayanya akan tampak dari luar.

Lampu dengan cahaya kekuningan lebih dianjurkan untuk fasad daripada putih. Cahaya kuning memberikan tampilan hangat dan elegan, cahaya putih membuat rumah tampil datar, terkesan hanya sekadar terang. Ingin menambahkan lampu berwarna lain, boleh saja. Asal sesuai dengan gaya tampilan rumah dan jangan gunakan terlalu banyak warna, salah-salah rumah Anda dikira taman bermain.Selamat merancang pencahayaan fasad! (Anissa Q. Aini/iDEA)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau