Kasus bank victoria

Hubungan Omar dan Lusi itu Profesional

Kompas.com - 23/01/2011, 10:01 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com- Kuasa hukum Omar Hallak, Dwi Heri Sulistiawan, membantah kliennya punya hubungan khusus dengan Lusi Oei, tersangka pembobolan rekening Omar di Bank Victoria. Justru, Omar menaruh kepercayaan kepada Lusi untuk mengelola keuangan pribadi dan yayasan pendidikan milik Omar dan rekan-rekannya karena dianggap profesional.

"Sama sekali tidak ada hubungan khusus, apalagi disebut-sebut Lusi adalah wanita simpanan Omar," kata Dwi kepada Kompas.com melalui telepon, Sabtu (22/1/2011) kemarin di Jakarta.

Dwi menambahkan, Omar tertarik membuka rekening di Bank Victoria pada 2002 setelah disarankan oleh teman. "Dikira kliennya, menyimpan uang di bank itu sama saja karena pasti aman dan menguntungkan," ujarnya.

Omar mengenal Lusi ketika bertemu di Bank Victoria cabang Muara Karang. Sebagai staf marketing, Lusi fasih berbahasa Inggris dan sangat bekerja profesional. "Karena kemampuan bahasa dan etos kerja yang profesional itu, Omar percaya dengan Lusi untuk mengatur keuangannya," katanya.

Awal 2008, lanjut Dwi, Lusi mengundurkan diri dari Bank Victoria. Saat ditanya Omar kenapa mundur, Lusi menjawab ada dugaan pejabat bank yang korupsi di tempat lamanya itu.

Omar kemudian menawari Lusi gabung ke Yayasan Islamic Scool di Sentul pada April 2008. Di yayasan milik Omar Hallak dan rekan-rekannya itu, dia bekerja sebagai Finance and Accounting Staff.

Seperti diberitakan, Lusi mengaku, Omar menjadikan dirinya sebagai wanita simpanan sejak 2001 saat dia masih bekerja di Bank Mega. Ketika Lusi pindah ke Bank Victoria pada 2002, Omar pun memindahkan seluruh tabungannya ke bank tempat kerja Lusi yang baru itu.

"Tahun 2008 saya ikut tinggal di rumahnya di Australia selama setahun. Saya ini sudah 7 tahun jadi simpanan dia (Omar). Tapi, gara-gara kasus ini, jangan habis manis sepah dibuang dong," keluh Lusi kepada para wartawan usai wajib lapor dan menyerahkan dokumen ke Direktorat Reserse Khusus Polda Metro Jaya, Kamis (20/1/2011).

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau