Piala raja

Sevilla Bertekad Akan Buyarkan Ambisi Mourinho

Kompas.com - 26/01/2011, 04:46 WIB

MADRID, SELASA - Ambisi Pelatih Jose Mourinho mengakhiri paceklik gelar Real Madrid bakal diuji, Rabu (26/1), saat Real menghadapi Sevilla pada semifinal Piala Raja di Stadion Sanchez Pizjuan. Real terakhir memboyong trofi utama tahun 2008. Kehadiran Mourinho seusai memberi tiga gelar (treble) bagi Inter Milan diharapkan betul bisa mengakhiri paceklik itu.

Sevilla, juara bertahan, terseok-seok di Liga Spanyol. Dengan situasi itu, mereka ingin menjadikan Piala Raja sebagai ajang untuk mendapatkan gelar musim ini. Ketegangan terasa meningkat setelah muncul reklame dalam bahasa Portugis yang ditujukan kepada Mourinho dan para pemain Real asal Portugal, berbunyi: ”Kami akan buat kalian tidak mendapat gelar apa pun.”

Mourinho menolak hadir pada jumpa pers, Selasa kemarin, dan menunjuk asisten Aitor Karanka mewakilinya. Menurut Karankan, Mourinho yang asli Portugal itu tak ingin menanggapi perang kata-kata yang bisa membuatnya terkena hukuman lagi.

Bukan perang

”Tak seorang pun suka mendengar hal-hal seperti itu. Menghadapi kampanye dengan wajah dicat (untuk berperang) dan komentar dalam bahasa Portugis, yang bisa memanaskan situasi,” ujar Karanka.

”Kami tahu, ini bakal menjadi laga sulit. Ini laga semifinal dan Sevilla tampil luar biasa di ajang ini, tetapi kami tidak akan turun untuk berperang,” katanya.

Real belum pernah kalah dari Sevilla dalam dua laga piala domestik sejak 1955. Sejak itu, ”El Real” menang empat kali atas klub ranah Andalusia itu, termasuk di final tahun 1962. Gelar ke-17 Real, yang juga trofi ajang piala terakhir mereka, diperoleh tahun 1993. Penampilan final terakhir Real terjadi tahun 2004 setelah menyingkirkan Sevilla di semifinal.

Presiden Klub Sevilla Jose Maria del Nido memastikan pengamanan bakal ketat di Stadion Sanchez Pizjuan. Ia juga berharap kejadian Direktur Umum Madrid Jorge Valdano menghampiri wasit sebagai protes atas dikartumerahnya Zinedine Zidane saat itu tidak terulang.

Komisi Antikekerasan Nasional Spanyol menyatakan, laga ini dalam status ”berisiko” atau high-risk. Mourinho diperkirakan bakal memasang Xabi Alonso dan Mesut Oezil sebagai starter. Keduanya hanya bermain 45 menit saat Real Madrid memukul Real Mallorca, 1-0, pada ajang Liga Spanyol, Minggu lalu.

Gelandang bertahan Sami Khedira diperkirakan juga dapat dimainkan meski mengalami cedera engkel ketika menang atas Atletico Madrid di perempat final. Striker Karim Benzema mencetak gol kemenangan atas Mallorca, gol yang bisa membuat dia dipercaya tampil lagi.

Sevilla, yang kini menempati peringkat kedelapan klasemen Liga Spanyol, bisa menurunkan kekuatan penuhnya, termasuk pemain sayap Jesus Navas. ”Kami yakin,” kata Frederic Kanoute, striker Sevilla.

Pada laga terpisah, juara 25 kali, Barcelona, menjamu Almeria. Laga ini diperkirakan tidak terlalu sulit bagi tim asuhan Pelatih Pep Guardiola. Pada pertemuan terakhir di liga, Barcelona menggilas Almeria, 8-0.

”Ini tetap laga yang sulit,” kata David Villa, striker Barcelona. ”Kami tidak boleh hanya melihat kemenangan 8-0 itu. Mereka akan termotivasi.” (AP/SAM)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau