MELBOURNE, KOMPAS.com — Kim Clijsters maju ke semifinal Australia Terbuka setelah harus berjuang mengalahkan petenis Polandia, Agnieszka Radwanska 6-3, 7-6 (7/4), Rabu (26/1/2011). Peraih tiga gelar grand slam ini mengakui, performanya kurang bagus sehingga dia ingin bermain lebih baik lagi di babak empat besar nanti.
Memang, Clijsters tampaknya bermain di bawah performa. Terbukti, unggulan ketiga asal Belgia ini berkali-kali melakukan kesalahan karena tercatat ibu satu anak ini membuat 37 unforced errors dan enam kali kehilangan servis.
Kesalahan demi kesalahan itulah yang membuat Radwanska mampu membuat Clijsters nyaris kalah pada set kedua. Beruntung, mental kuat yang dimiliknya membuat dia mampu menuntaskan set itu dengan skor 7-6.
Selanjutnya, juara Amerika Serikat Terbuka ini akan berhadapan dengan petenis Rusia, Vera Zvonareva. Unggulan kedua tersebut lebih dulu menyegel tiket semifinal setelah menang atas Petra Kvitova dengan straight set 6-2, 6-4.
Bertemu lawan yang sepadan, Clijsters tidak mau kecolongan lagi. Mantan pemain nomor satu dunia ini berjanji memperbaiki sejumlah kesalahan yang pernah dilakukan.
"Saya bersyukur karena hari ini menang meski banyak melakukan kesalahan karena dengan demikian, saya mengetahui apa yang harus saya perbaiki untuk menghadapi Zvonareva nanti," kata Clijsters.
"Setiap hal harus saya perbaiki karena untuk menghadapi Zvonareva semuanya harus sempurna, baik servis, pengembalian, maupun upaya meminimalisasi kesalahan sendiri," katanya.
Clijsters menyadari bahwa ia hanya punya waktu selama 24 jam untuk memperbaiki semua kekurangan sebelum maju ke lapangan. Jadi, waktu yang mepet itu harus dimaksimalkan.
Secara keseluruhan, Clijsters unggul 6-3 atas Zvonareva dalam rekor pertemuan. Namun, dalam empat pertemuan terakhir, calon lawannya tersebut unggul 3-1, yang membuat Clijsters harus mewaspadainya.
Pada tahun 2010, mereka bertemu di dua grand slam dan hasilnya 1-1. Di perempat final Wimbledon, Clijsters menyerah dalam pertarungan tiga set 3-6, 6-4, 6-2, sebelum dia membalasnya pada final AS Terbuka di Flushing Meadows, dengan 6-2, 6-1.
Karena itulah, Clijsters tak mau memikirkan tentang kemenangannya dalam pertemuan terakhir tersebut. Dia hanya berusaha berkonsentrasi untuk bermain lebih baik.
"Sekarang kondisinya berbeda. Kami nanti akan bermain di babak semifinal, bukan di final seperti saat itu. Jadi, kita tidak akan pernah tahu apa yang akan dilakukan Zvonareva nanti," katanya.
"Menghadapi Zvonareva nanti akan sangat berat. Saya harus mengantisipasi reli-reli panjang yang sering ia mainkan, tetapi hal itulah yang saya suka ketika berhadapan dengannya.
"Yang pasti semuanya harus lebih baik dari apa yang saya lakukan hari ini," katanya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang