Australia terbuka 2011

Clijsters Berjanji Lebih Baik Lagi

Kompas.com - 26/01/2011, 16:56 WIB

MELBOURNE, KOMPAS.com — Kim Clijsters maju ke semifinal Australia Terbuka setelah harus berjuang mengalahkan petenis Polandia, Agnieszka Radwanska 6-3, 7-6 (7/4), Rabu (26/1/2011). Peraih tiga gelar grand slam ini mengakui, performanya kurang bagus sehingga dia ingin bermain lebih baik lagi di babak empat besar nanti.

Memang, Clijsters tampaknya bermain di bawah performa. Terbukti, unggulan ketiga asal Belgia ini berkali-kali melakukan kesalahan karena tercatat ibu satu anak ini membuat 37 unforced errors dan enam kali kehilangan servis.

Kesalahan demi kesalahan itulah yang membuat Radwanska mampu membuat Clijsters nyaris kalah pada set kedua. Beruntung, mental kuat yang dimiliknya membuat dia mampu menuntaskan set itu dengan skor 7-6.

Selanjutnya, juara Amerika Serikat Terbuka ini akan berhadapan dengan petenis Rusia, Vera Zvonareva. Unggulan kedua tersebut lebih dulu menyegel tiket semifinal setelah menang atas Petra Kvitova dengan straight set 6-2, 6-4.

Bertemu lawan yang sepadan, Clijsters tidak mau kecolongan lagi. Mantan pemain nomor satu dunia ini berjanji memperbaiki sejumlah kesalahan yang pernah dilakukan.

"Saya bersyukur karena hari ini menang meski banyak melakukan kesalahan karena dengan demikian, saya mengetahui apa yang harus saya perbaiki untuk menghadapi Zvonareva nanti," kata Clijsters.

"Setiap hal harus saya perbaiki karena untuk menghadapi Zvonareva semuanya harus sempurna, baik servis, pengembalian, maupun upaya meminimalisasi kesalahan sendiri," katanya.

Clijsters menyadari bahwa ia hanya punya waktu selama 24 jam untuk memperbaiki semua kekurangan sebelum maju ke lapangan. Jadi, waktu yang mepet itu harus dimaksimalkan.

Secara keseluruhan, Clijsters unggul 6-3 atas Zvonareva dalam rekor pertemuan. Namun, dalam empat pertemuan terakhir, calon lawannya tersebut unggul 3-1, yang membuat Clijsters harus mewaspadainya.

Pada tahun 2010, mereka bertemu di dua grand slam dan hasilnya 1-1. Di perempat final Wimbledon, Clijsters menyerah dalam pertarungan tiga set 3-6, 6-4, 6-2, sebelum dia membalasnya pada final AS Terbuka di Flushing Meadows, dengan 6-2, 6-1.

Karena itulah, Clijsters tak mau memikirkan tentang kemenangannya dalam pertemuan terakhir tersebut. Dia hanya berusaha berkonsentrasi untuk bermain lebih baik.

"Sekarang kondisinya berbeda. Kami nanti akan bermain di babak semifinal, bukan di final seperti saat itu. Jadi, kita tidak akan pernah tahu apa yang akan dilakukan Zvonareva nanti," katanya.

"Menghadapi Zvonareva nanti akan sangat berat. Saya harus mengantisipasi reli-reli panjang yang sering ia mainkan, tetapi hal itulah yang saya suka ketika berhadapan dengannya.

"Yang pasti semuanya harus lebih baik dari apa yang saya lakukan hari ini," katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau