Manchester City Tersendat

Kompas.com - 31/01/2011, 04:47 WIB

LONDON, MINGGU - Tidak ada jalan mudah di Piala FA, termasuk bagi klub-klub besar Liga Inggris. Manchester City tersendat dan harus menjalani laga ulangan setelah ditahan klub Divisi Tiga atau League One, Notts County, 1-1 di Meadow Lane, Minggu (30/1). Arsenal mampu lolos pun berkat penalti.

Manchester City tertinggal 0-1 pada menit ke-59 ketika sundulan Neal Bishop menjebol gawang Joe Hart. Tim asuhan Pelatih Roberto Mancini yang kini berada di peringkat ketiga klasemen Liga Primer Inggris itu diselamatkan pemain baru mereka, Edin Dzeko, yang menyontek umpan manis Micah Richards dari kanan.

Ini gol pertama Dzeko bagi City, yang direkrut dari klub VfL Wolfsburg dengan transfer 27 juta poundsterling. Hasil seri itu memaksa City harus menjalani partai ulangan, seperti halnya dialami Chelsea dan Everton.

Arsenal, seperti halnya Manchester United (MU), harus berjibaku sebelum lolos ke putaran kelima dengan memukul klub Divisi Tiga, Huddersfield, 2-1, di Stadion Emirates.

Kemenangan Arsenal harus ditentukan lewat gol tendangan penalti kapten Cesc Fabregas empat menit menjelang bubaran. Skuad racikan Pelatih Arsene Wenger itu seperti akan melaju mulus saat striker Nicklas Bendtner mencetak gol pada menit ke-22.

Kesulitan mulai menghampiri ”The Gunners” tiga menit sebelum turun minum ketika bek tengah Sebastien Squillaci diusir dari lapangan karena melanggar Jack Hunt. Bukan itu saja, mereka juga kehilangan motor serangan Samir Nasri yang harus ditarik keluar pada menit ke-33 karena cedera hamstring.

Mimpi buruk itu benar-benar terjadi pada menit ke-66 ketika sundulan Alan Lee menyamakan skor 1-1. Untunglah sebelum laga berakhir, Arsenal mendapat hadiah penalti dari wasit Clattenburg akibat pelanggaran Jamie McCombe kepada Bendtner. Penalti sukses dieksekusi Fabregas.

Nasri terancam absen

Meski timnya lolos, Wenger tetap pusing. Hal itu akibat cedera hamstring Nasri, yang membuatnya terancam absen selama tiga pekan ke depan, termasuk saat melawan Barcelona pada 16 besar Liga Champions, 16 Februari mendatang.

”Ini pukulan berat,” kata Wenger seusai laga. ”Saya kini menyesali (keputusan memainkan Nasri). Kami berada pada tahap di mana kehilangan pemain akan membuat kami sangat kesulitan.” Wenger memasang Nasri sebagai starter karena khawatir Tomas Rosicky yang baru sembuh dari sakit tidak mampu bermain penuh sepanjang 90 menit.

Hernandez loloskan MU

Alotnya perjalanan menembus putaran kelima Piala FA juga dialami MU. Dijamu klub Divisi Tiga (League One), Southampton, MU yang tidak menurunkan tim terbaiknya tertinggal 0-1 beberapa saat jelang turun minum akibat gol Richard Chaplow.

Baru di babak kedua, tim asuhan Pelatih Sir Alex Ferguson itu mengendalikan permainan dan menyamakan 1-1 melalui gol Michael Owen pada menit ke-64. Sepuluh menit kemudian, Javier Hernandez memastikan MU lolos berkat gol sontekannya hasil umpan Ryan Giggs.

Selain Arsenal dan MU, klub Liga Primer yang lolos ke putaran kelima adalah Birmingham City, Stoke City, dan West Ham United. Birmingham memukul Coventry City, 3-2, Stoke menang 1-0 di kandang Wolverhampton Wanderers, dan West Ham menyikat Nottingham Forest, 3-2.

Bolton Wanderers dan Wigan Athletic harus menjalani partai ulangan setelah bermain imbang tanpa gol, seperti halnya Chelsea dan Everton yang juga imbang 1-1 pada laga hari Sabtu. Satu tiket putaran kelima diperebutkan dua klub London, Fulham dan Tottenham Hotspur, Senin dini hari WIB. (AP/REUTERS/SAM)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau