BOJONEGORO, KOMPAS.com - Sejumlah desa di Kecamatan Bubulan, Temayang, Kapas, Sukosewu dan Balen, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, dilanda banjir bandang akibat hujan lebat di wilayah itu, Selasa (1/2/2011).
"Pagi ini air mulai melewati desa-desa di Kecamatan Balen," kata Kapolsek Balen, AKP Susilo, Selasa. Banjir bandang akibat hujan deras sejak Senin (31/1/2011) malam. Air bah dari wilayah selatan itu juga melanda sejumlah desa di Kecamatan Kapas dan Sukosewu.
Ketinggian air berkisar 25-50 centimer, dan diperkirakan mulai merambah jalan raya Bojonegoro-Surabaya di Desa Sobontoro, Kecamatan Balen, sekitar pukul 07.00 WIB. AKP Susilo menyatakan, sejauh ini belum ada laporan jatuhnya korban jiwa.
Sedangkan Kapolsek Bubulan, AKP Sunarmin, menyebutkan, "Wilayah Desa Ngorogunung, Kecamatan Bubulan, selain dilanda banjir bandang, juga angin kencang."
Menurut dia, banjir bandang di Desa Ngorogunung cukup parah namun belum diketahui jumlah korban. "Jajaran Polres Bojonegoro pagi ini berangkat ke Desa Ngorogunung untuk melakukan kerja bakti," katanya.
Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, Kasiyanto menyatakan, pihaknya masih melakukan pendataan jumlah korban banjir bandang di sejumlah wilayah di Bojonegoro. "Tidak ada laporan jumlah korban jiwa," katanya.
Menurut dia, air hujan dari wilayah selatan tersebut menimbulkan banjir bandang dan melanda sejumlah desa mulai Kecamatan Bubulan, Temayang, kemudian turun ke Kecamatan Kapas, Sukosewu dan Balen. "Di Kecamatan Temayang, ada enam desa yang dilanda banjir bandang," katanya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang