KAIRO, KOMPAS.com — Pasukan militer Mesir akhirnya mulai bergerak melerai bentrokan antara kelompok massa pro dan kontra Presiden Hosni Mubarak. Tank-tank militer Mesir, Kamis (3/2/2011) siang, bergerak membentuk barikade untuk memisahkan kedua massa yang berseteru.
Pasukan militer bersenjata lengkap tampak mendesak kedua kelompok massa untuk mundur. Sementara ratusan tentara bergerak ke pusat lokasi bentrokan untuk menghentikan pertikaian.
Empat buah tank tampak mengosongkan jalan layang dekat Lapangan Tahrir yang sempat diduduki para pendukung Mubarak. Dari atas jalan itulah massa propemerintah sebelumnya melemparkan apa saja ke massa penentang pemerintah.
Bentrokan kedua kelompok pecah mulai Rabu sore. Massa saling melempar batu. Kelompok pro-Mubarak juga menggunakan bom molotov. Pagi tadi juga terjadi rentetan tembakan ke arah massa penentang pemerintah. Sampai saat ini tak kurang dari 7 orang tewas menjadi korban dan lebih dari 800 luka-luka.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang