Liga primer

Bandung FC Targetkan Poin Penuh

Kompas.com - 05/02/2011, 04:40 WIB

BANDUNG, KOMPAS - Bandung FC akan berhadapan dengan Persema Malang dalam lanjutan Liga Primer Indonesia, Sabtu (5/2) di Stadion Siliwangi.

Menurut Pelatih Kepala Bandung FC Nandar Iskandar, timnya dan tim lawan pasti akan saling mengalahkan. Ia berharap bisa memperoleh hasil lebih baik daripada partai serupa dari kompetisi LSI.

”Kami ingin meraih poin penuh dengan menjunjung tinggi fair play. Harus lebih baik dari kompetisi tetangga,” ujar Manajer Persema Asmuri.

Hal yang membuat partai tersebut menonjol adalah kehadiran pemain bintang yang memperkuat masing-masing tim. Pemain asal Aston Villa, Lee Hendrie, memperkuat Bandung FC, sedangkan Persema diperkuat duo pemain naturalisasi, Irfan Bachdim dan Kim Jeffrey Kurniawan.

Laga kandang perdana bagi Bandung FC di Stadion Siliwangi itu terganggu dengan pembatasan penonton yang dilakukan kepolisian. Semula laga tersebut digelar tanpa dihadiri penonton, tetapi setelah negosiasi hingga Jumat malam, jumlah penonton dibatasi 4.000 orang.

”Itu pun setelah para petinggi tim menjadi jaminan,” kata Manajer Bandung FC Muhammad Kusnaeni.

Kesebelasan baru kebanggaan warga Sumatera Barat, Minangkabau FC, bertekad menjadi pembunuh raksasa Persebaya 1927 dalam lanjutan Liga Primer Indonesia, Sabtu ini di Stadion Haji Agus Salim, Kota Padang.

Arsitek Minangkabau FC, Divaldo Alves, mengatakan, timnya tidak gentar dengan matangnya kerja sama tim kebanggaan arek-arek Suroboyo itu. ”Kami mau stop mereka,” kata pelatih asal Portugal itu.

Namun, Divaldo tampaknya harus realistis menerima kenyataan masih belum padunya barisan pertahanan yang dikomandoi kapten Jumadi Rais pada laga terakhir.

Dalam laga tersebut, tujuh pemain Minangkabau FC tengah didera influenza dan batuk-batuk. Beberapa di antaranya ialah Alwis Docos, Rivelino, Rizal Tomagola, dan David.

Pada laga lanjutan Sabtu (29/1) saat dijamu Semarang United dengan kekalahan 1-2, Minangkabau FC sesungguhnya telah diperkuat pemain belakang Rivelino yang tampil baik.

Sementara dari Persebaya 1927, kepercayaan diri sangat tinggi tengah melingkupi tim. Pelatih Persebaya 1927 Aji Santoso, dalam sesi latihan Jumat pagi, menekankan taktik menyerang dengan aliran bola-bola bawah yang cepat dan taktis.

”Intinya kita tidak pernah menganggap remeh lawan. Kita selalu siap bertarung,” kata Aji.

(INK/ELD/WAD)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau