Mitigasi

Atasi Banjir, Ubah Pola Pikir

Kompas.com - 08/02/2011, 15:44 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Pencegahan bencana banjir di Jakarta dan pengurangan dampaknya membutuhkan peran serta dan perubahan paradigma masyarakat. Persoalan banjir bukan hanya tanggung jawab Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, melainkan juga tanggung jawab masyarakat.

Kepala Bidang Edukasi Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), Jo Kumala Dewi, menyebutkan dua hal penting dalam peran masyarakat untuk mengurangi dampak banjir, yakni terkait pendidikan lingkungan dan paradigma soal sampah. "Kalau masalah sampah, bagaimana mengubah paradigma warga," kata Jo, Selasa (8/2/2011), dalam sebuah diskusi di Jakarta Media Center.

Selama ini, menurut Jo, warga melihat tumpukan sampah sebagai suatu hal yang menjijikan meski sampah tersebut juga berasal dari dirinya. Padahal, sampah tidak hanya tumpukan yang tak bermanfaat melainkan bisa diolah dengan cara reduce, reuse, recycle (3R). "Sampah juga bisa bernilai ekonomi bila kita melakukan 3R dan bisa mengurangi beban volume sampah tinggi yang berujung pada banjir," tutur Jo.

Selain itu, kata Jo, masalah pendidikan lingkungan hidup ini masih perlu juga perubahan pola pikir, sikap, dan perilaku warga. "Pendidikan lingkungan memerlukan agen-agen perubahan yang terbentuk melalui komunikasi jaringan. Ini bisa memberi pendidikan lingkungan kepada masyarakat dengan peningkatan pengetahuan, sehingga terjadi perubahan perilaku lewat komunikasi yang efektif dan efisien," katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau