Libya

Penampungan Sementara, Kedubes RI di Tunis

Kompas.com - 25/02/2011, 20:52 WIB

KAIRO, KOMPAS.com — Duta Besar RI untuk Tunisia, Muhammad Ibnu Said, mengatakan bahwa warga Indonesia yang dievakuasi dari Tripoli, Libya, akan ditampung di KBRI Tunis dan beberapa tempat lain. "Sebanyak 257 WNI dari Libya akan ditampung sementara di KBRI, Wisma Duta, rumah-rumah staf KBRI, dan sebagian lain di penginapan," kata Ibnu yang dihubungi dari Kairo, Jumat (25/2/2011).    

Saat ditelepon, Ibnu sedang menunggu WNI yang tengah dalam perjalanan dengan pesawat Tunisia Air dari ibu kota Libya, Tripoli.    

Tunis merupakan persinggahan sementara bagi WNI tersebut dan KBRI akan mengusahakan tiket pesawat untuk memberangkatkan mereka lewat penerbangan komersial ke Jakarta. "KBRI baru mendapatkan 201 tiket yang dipesan oleh PT Wijaya Karya dan lainnya diusahakan," kata Ibnu.    

Jumlah tenaga kerja Indonesia yang direkrut oleh PT Wijaya Karya sekitar 500 orang untuk pembangunan jalan raya dan jembatan di Libya dalam beberapa tahun terakhir. Ini merupakan jumlah terbanyak dari total 850 WNI di Libya.   

Ditanya apakah akan ada pengiriman pesawat Garuda dari Jakarta, Dubes Ibnu mengatakan, sejauh ini KBRI Tunisia belum mendapatkan informasi mengenai hal itu. Evakuasi WNI ke Tunis itu dilakukan akibat dampak dari aksi kekerasan politik di Libya yang menewaskan ratusan orang dalam dua pekan terakhir.   

Sementara itu, WNI di Tunisia telah dievakuasi ke Indonesia pada Januari lalu menyusul krisis politik di negara itu, yang berujung pada pengunduran diri Presiden Zine Al Abidine Ben Ali pada 14 Januari lalu.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau