Longsor

Longsor Mengancam Kecamatan Borobudur

Kompas.com - 25/02/2011, 21:20 WIB

MAGELANG, KOMPAS.com - Longsor mengancam sejumlah rumah di lereng Pegunungan Menoreh di Dusun Kapuhan, Desa Majaksingi, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang pada Jumat (25/2/2011) dini hari.

Longsor terjadi di empat titik di Dusun Kapuhan, usai terjadi hujan deras.

Salah satu titik longsor adalah tebing di sebelah rumah Joyo Marsin dan longsoran itu mengancam rumah milik Jumadi yang terletak persis di bawahnya. Timbunan tanah longsor menumpuk dengan ketinggian sekitar 15 meter.

Kondisi rumah Joyo Marsin sangat rawan karena tiang penyangga dapur menggantung.

Selain itu, sebuah ruang mushala juga terancam longsor karena tanah di sekitarnya sudah retak-retak. Jika hujan kembali turun dikhawatirkan longsor akan semakin meluas.

Tokoh masyarakat Kapuhan, Budi mengatakan longsor juga terjadi di tiga titik lain. Longsoran terbesar terjadi di dekat SD dan SMP Satu Atap, bahkan longsoran tersebut sampai menutup jalur antardusun.

Ia mengatakan, jalan menuju Dusun Keruk Munggah sempat terputus karena tertutup tanah longsor.

"Warga sempat terisolasi, namun kemudian warga bekerja bakti dibantu sejumlah anggota TNI membuka akses jalan," katanya.

Ia mengatakan warga di sekitar pegunungan Menoreh harus berhati-hati karena hujan deras bisa memicu tanah longsor di permukiman sekitar pegunungan Menoreh.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau