JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Umum Partai Golkar Agung Laksono menegaskan, Partai Golkar tetap bertekad berkoalisi dengan Partai Demokrat hingga tahun 2014, sesuai dengan kontrak kinerja yang ditandatangani pada 2009 silam.
Terkait adanya desakan dari sejumlah politisi Partai Demokrat agar Golkar keluar dari Sekretariat Gabungan Parpol Koalisi pendukung pemerintah, Agung mengatakan, hal tersebut tak mencerminkan sikap resmi partai terbesar di Indonesia.
"Lontaran ini sifatnya pribadi, bukan pendapat partai. Yang dipakai adalah keputusan-keputusan yang muncul dari pimpinan Setgab," kata Agung Laksono kepada para wartawan di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat, Jakarta, Senin (28/2/2011).
Agung mengatakan perbedaan pendapat terkait pembentukan panitia khusus hak angket pajak hanyalah dinamika politik yang kerap terjadi di Indonesia. Agung meminta semua pihak agar menahan diri. "Jangan karena ada perbedaan pendapat, lalu emosi. Pajak itu bagian dari dinamika," katanya.
Ditambahkan Agung, perbedaan pendapat bahkan juga terjadi di tingkat rumah tangga. Yang terpenting adalah bagaimana tetap menjaga keutuhan Setgab hingga 2014.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang