Kurang Beruntung, Arsenal Tiga Angka dari MU

Kompas.com - 05/03/2011, 23:45 WIB

LONDON, KOMPAS.com - Selain pelanggaran di kotak penalti yang diabaikan wasit, Arsenal juga kurang beruntung dalam penyelesaian akhir mereka, saat melawan Sunderland, pada duel Premier League yang berakhir dengan skor imbang 0-0, Sabtu (5/3/2011). Arsenal kini duduk di posisi kedua dengan 57 poin, atau kalah tiga angka dari Manchester United.

Arsenal menguasai pertandingan sejak menit awal. Namun, mereka kesulitan menciptakan ruang tembak dan peluang gol, akibat permainanan defensif dan agresif tim tamu.

Sekitar menit ke-30, Arsenal bermain lebih dinamis dan mulai bisa membongkar benteng Sunderland dan menciptakan sejumlah peluang gol.

Sayangnya, eksekusi yang diciptakan Arsenal terlalu pelan atau mengarah tepat kepada kiper Simon Mignolet, sehingga gol tak kunjung tercipta.

Pada menit ke-36 dan ke-38, misalnya, Nicklas Bendtner dan Samir Nasri bergantian melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti, yang semuanya mengarah tepat ke Mignolet, yang nyaris tanpa kesulitan menghentikan bola di luar garis gawang.

Memasuki babak kedua, Sunderland mencoba mengambil inisiatif menyerang. Namun, belum sempat terancam, Arsenal mampu mengatasinya dan kembali mengendalikan permainan.

Peluang pun kembali diciptakan Samir Nasri dkk, bahkan lebih banyak dari babak pertama. Namun, keberuntungan tampaknya belum bersama mereka.

Pada menit ke-62 dan ke-75, misalnya, Andrei Arshavin dan Marouane Chamakh melakukan eksekusi di tengah kotak penalti. Sementara tembakan Arshavin ditangkap Mignolet, eksekusi Chamakh membentur mistar gawang.

Pada menit ke-83, Arshavin menggiring bola masuk kotak penalti. Namun, sesaat sebelum melakukan eksekusi, Arshavin terjatuhakibat kontak fisik dengan bek Titus Bramble, yang dinilai wasit bukan pelanggaran.Arshavin mencoba menjaga keseimbangan untuk mengeksekusi bola, tetapi tembakannya meleset ke sisi kanan gawang.

Dari tayangan ulang, tampaknya, Bramble sengaja menjatuhkan diri untuk menghentikan laju Arshavin.

Arsenal mencetak satu gol melalui Andrei Arshavin pada menit ke-87, yang dianulir wasit karena menilainya off-side, ketika menerima umpan dari Nicklas Bendtner. Padahal, dari tayangan ulang terlihat ia berada dalam posisi sangat onside.

Sementara itu, Sunderland baru bisa menciptakan ancaman serius ke gawang Arsenal melalui Danny Welbeck pada menit ke-84. Dari tengah kotak penalti, ia menembakkan umpan Ahmed Al-Muhammadi ke sudut kanan bawah gawang, yang bisa diblok Wojciech Szczesny.

Selama 90 menit, Arsenal menguasai bola sebanyak 63 persen dan melepaskan 14 tembakan, dengan tujuh di antaranya mengarah tepat ke sasaran. Adapun Sunderland menciptakan  tiga peluang emas dari delapan usaha.

Susunan pemain:
Arsenal:
Wojciech Szczesny; Laurent Koscielny, Johan Djourou, Gael Clichy, Bacary Sagna; Denilson (Marouane Chamakh 62), Jack Wilshere, Andrei Arshavin, Samir Nasri; Nicklas Bendtner, Abou Diaby (Tomas Rosicky  77)

Sunderland: Simon Mignolet; Titus Bramble, John Mensah, Phillip Bardsley, Anton Ferdinand; Sulley Muntari, Jordan Henderson (Jack Colback  88), Kieran Richardson, Steed Malbranque (Danny Welbeck  69), Stephane Sessegnon; Asamoah Gyan (Ahmed Al Muhammadi  79)

Wasit: Anthony Taylor

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau