BMW akhirnya memasarkan BMW 520d ke Indonesia. Kehadiran BMW 520d itu menarik untuk diikuti, mengingat mobil itu merupakan sedan papan atas pertama di Indonesia yang menyandang mesin diesel.
Namun, jangan salah, mesin diesel yang disandang BMW 520d itu adalah mesin diesel generasi baru yang tidak lagi bersuara keras, tidak lagi bergetar, dan tak lagi mengeluarkan asap hitam.
Penggunaan teknologi common rail membuat mesin diesel generasi baru lebih senyap, lebih halus, dan lebih responsif.
Kompas
BMW 520d ini merupakan varian BMW Serie 5 keempat yang dipasarkan di Indonesia. Pada Juli 2010, BMW memasarkan tiga varian bermesin bensin, yakni BMW 523i, BMW 528i, dan BMW 525i.
Presiden Direktur BMW Indonesia Ramesh Divyanathan mengatakan, ”Kami berada di garis depan dalam memperkenalkan BMW Advanced Diesel di sedan premium untuk memenuhi kebutuhan para eksekutif yang cinta lingkungan.”
Farhan, yang didaulat sebagai master of ceremony dalam peluncuran BMW 520d, tak habis-habisnya melontarkan berbagai pertanyaan seputar keluhan pengguna mesin diesel. Salah satunya adalah soal emisi gas buang.
”Tak terbayang, bagaimana ketika kita harus memanaskan mobil bermesin diesel di pagi hari? Sudah suara mesinnya berisik, diperparah lagi dengan asap knalpot yang bikin polusi tetangga,” kata Farhan.
Semua keluhan pengguna itu kini tidak perlu ada lagi, mengingat mesin-mesin diesel generasi baru itu tidak lagi berisik, tidak lagi bergetar, dan tidak lagi mengeluarkan asap hitam. Selain itu, efisiensi bahan bakar yang selama ini dicari konsumen juga dicapai, dan juga emisi yang dikeluarkan mengandung kadar gas karbondioksida (CO) rendah.
Mesin berkapasitas 2.0 Liter (1.995 cc) ini sanggup menghasilkan tenaga maksimum 184 PK pada putaran mesin 4.000 rpm serta torsi maksimum 380 Nm mulai dari 1.750 hingga 2.750 rpm. Kecepatan maksimumnya 225 kilometer per jam. Konsumsi bahan bakarnya diklaim 1 liter untuk menempuh perjalanan sejauh 19,2 kilometer serta kadar gas CO hanya 137 gram per kilometer.
BMW 520d mengusung transmisi otomatis Steptronic dengan 8 tingkat kecepatan. Jarak antargigi persneling yang pendek memungkinkan mobil ini melaju dengan nyaman, mulus, serta sanggup melakukan perpindahan gigi dalam waktu singkat. Beberapa fitur unggulan lampu LED, servotronic, keyless start, cruise control dengan fungsi rem, serta parking distance control (PDC).
BMW 520d terbaru ini juga dilengkapi layar monitor 7 inci dengan resolusi tinggi, BMW profesional radio CD, BMW stereo dengan enam loudspeaker, USB audio interface, serta integrated owners handbook. Perangkat keamanan pasif yang melengkapinya membuat mobil ini menyambet penghargaan bintang lima dalam uji tabrakan (crash test).
Mesin diesel yang sudah memenuhi persyaratan standar EU 3 membuat BMW 520d harus menggunakan