Wikileaks

DPR: Presiden Perlu Klarifikasi Langsung

Kompas.com - 11/03/2011, 21:37 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono harus segera mengklarifikasi sendiri substansi dalam artikel ”Yudhoyono, Abused Power” yang dimuat di harian Australia, The Age. Ketua DPR Marzuki Alie menegaskan, klarifikasi ini diperlukan mengingat isi artikel sudah mengarah ke tuduhan-tuduhan yang tidak benar dan berpotensi mendiskreditkan Presiden.

”Kan yang disebut Pak SBY, biarkan Pak SBY dan pemerintah yang klarifikasi,” ujarnya di Gedung DPR, Jumat (11/3/2011).

Politisi Demokrat ini menegaskan bahwa dirinya sendiri tidak menganggap berita tersebut benar. Bahkan, dinilai ngawur dan berpotensi merusak negara.

Pendapat serupa juga dilontarkan oleh Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso. Priyo mengaku terkaget-kaget dengan berita tersebut. Politisi Golkar ini juga meragukan kesahihan pemberitaan tersebut. ”Berita ini bisa bahaya kalau kemudian tidak diklarifikasi karena berita ini sudah menyebar ke belahan bumi yang lain dan dipastikan ini akan di-quote oleh media massa dunia yang lain. Kalau kemudian tidak ada klarifikasi dari Presiden bisa membahayakan image karena berita ini tidak hanya di Tanah Air,” katanya.

Baik Marzuki maupun Priyo mengatakan, DPR hanya dalam posisi menunggu klarifikasi resmi yang akan disampaikan oleh Presiden. Menurut keduanya, klarifikasi segera dari Presiden Yudhoyono diperlukan. ”Bagaimana ya, WikiLeaks itu kan semua dokumen diplomat Amerika menyebar ke mana-mana. Kita masih menunggu 1-2 hari ini klarifikasi dari pihak-pihak terkait. Yang tidak elok kan mengenai Presiden, itu Ibu Ani yang katanya ngumpulin pundi-pundi itu,” tuturnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau