Bom 68h

Polres Bogor Datangi Alamat Pengirim Bom

Kompas.com - 15/03/2011, 18:08 WIB

BOGOR, KOMPAS.com — Kepolisian Resor Bogor Kota mengirimkan tim ke lokasi yang sesuai dengan alamat pengirim paket bom yang meledak di Utan Kayu, Jakarta, Selasa (15/3/2011).

"Tim Intel dan Reskrim Polres Bogor baru tadi meluncur untuk memastikan alamat lengkap pengirim paket bom ke Utan Kayu, Jakarta," kata Kepala Satuan Reskrim Polres Bogor Kota AKP Indra Gunawan, Selasa.

Pihaknya belum bisa memastikan apakah alamat yang diinformasikan benar atau tidak.

"Kami baru mendengar kabar bahwa alamat pengirim paket tersebut berasal dari Ciomas, Bogor, tapi belum pasti apakah ini alamat benar atau tidak. Kami sedang selidiki untuk mengembangkan kasusnya," katanya.

Ia mengatakan, Ciomas masuk dalam wilayah Kabupaten Bogor. Ada lima anggota dari Tim Intel dan Reskrim Polres Bogor Kota yang meluncur ke alamat yang disebutkan sebagai pengirim paket.

Sebelumnya, sebuah paket berisi bom meledak di Komunitas Utan Kayu, Jakarta. Ledakan tersebut melukai beberapa polisi yang sedang memeriksa paket kiriman tersebut.

Bom meledak pukul 16.05 WIB dari sebuah paket yang berisi buku yang dikirim oleh Drs Sulaiman Azhar dengan alamat Jalan Bahagia Gang Panser Nomor 29, Ciomas, Bogor.

Paket tersebut ditujukan kepada aktivis Jaringan Islam Liberal, Ulil Abshar Abdalla, di kawasan Utan Kayu, Jakarta Timur.

Bingkisan itu meledak setelah Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur Komisaris Dody Rachmawan datang ke lokasi dan mencoba mengotak-atik bingkisan tersebut.

Ledakan bom tersebut melukai tiga anggota polisi dan dua satpam.

Sementara itu, berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah warga yang ditemui mengaku tidak mengetahui alamat yang disebutkan dalam surat tersebut.

Edi, salah seorang tukang ojek yang biasa berada di Kelurahan Ciomas Rahayu, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, mengaku tidak mengetahui alamat yang dimaksud.

"Sejak 1982, saya tinggal di sini. Saya tidak pernah mendengar ada alamat Jalan Bahagia Gang Panser itu di sini," katanya.

Edi mengatakan, sejak tadi sore sudah banyak orang yang datang bertanya, baik itu polisi, kru televisi, maupun wartawan lainnya.

Mereka menanyakan alamat yang dimaksud sebagai pengirim paket buku yang berisi bom yang meledak di Jakarta.

Hal serupa juga dikatakan salah seorang anggota Satpol PP yang bertugas di Kecamatan Ciomas. Ia mengatakan tidak mengetahui alamat yang dimaksud.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau