Kepadatan lalu lintas

Macet, Pasrah Pulang Pukul Berapa Pun

Kompas.com - 16/03/2011, 18:44 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Sepulang kerja, Jakarta tentu macet di mana-mana. Kepadatan semakin parah saat hujan deras mengguyur Ibu Kota bersamaan dengan jam pulang kerja, Rabu (16/3/2011) sore.

Wulan Astuti (26) bingung untuk pulang ke tempat kos di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. Setelah keluar dari kantornya di Kementerian Keuangan, bilangan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, wanita asal Bandung itu sudah lama menanti angkutan Kopaja P-20 jurusan Senen-Lebak Bulus. "Saya pasrah, sampai tempat kos pukul berapa pun," ucap Wulan kepada Kompas.com.

Wulan sampai menyebut Jakarta serasa kota tak punya hati. "Bahkan taksi pun tak ada. Kalaupun ada, taksinya sudah ada penumpang. Pakai apa dong saya pulang?" tuturnya.

Sementara itu, Rahmi Fitria mengeluhkan kepadatan di Jalan Prof Satrio arah Tebet menuju Karet. Lebih dari 30 menit, mahasiswi Universitas Indonesia itu masih berada di jalan yang populer dengan Jalan Casablanca, persisnya di depan TPU Menteng Pulo.

"Lebih dari setengah jam mikrolet yang saya tumpangi tidak bergerak di Casablanca dari arah Tebet ke Karet. Arah sebaliknya nyaris sama," ungkapnya.

Kemacetan dipastikan makin kronis saat turun hujan bersamaan dengan jam pulang kerja. "Dalam situasi normal, jalanan protokol Jakarta mulai lengang sekitar pukul 21.00 WIB. Tetapi setelah hujan, aliran lalu lintas mulai mencair pukul 23.00 WIB," kata Direktur Lalulintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Royke Lumowa beberapa waktu lalu.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau