Pesta sabu di bali

Tertangkap Pakai Sabu, Ketua Fraksi PDIP Dicopot

Kompas.com - 22/03/2011, 09:07 WIB

SEMARANG, KOMPAS.com — Tertangkap saat menggunakan narkoba jenis sabu di sela melakukan kunjungan kerja ke Bali, Februari lalu, Ketua Fraksi PDIP DPRD Kota Semarang Bambang Sutrisno akhirnya dicopot dari jabatannya.

DPC PDIP Kota Semarang menunjuk Kadarlusman sebagai penggantinya. Menurut Hendy Hendrar Priadi, Ketua DPC PDIP Kota Semarang, penggantian itu hanya bersifat sementara saja sehingga Kadarlusman hanya sebagai Pelaksana Tugas.

"Karena Pak Bambang saat ini masih dalam tahanan Polda Bali, agar kebijakan fraksi tidak terganggu, kami meminta Pak Kadarlusman melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya," kata Hendy, Selasa (22/3/2011) pagi di Semarang.

Selain sebagai Ketua Fraksi, Bambang Sutrisno adalah Sekretaris Komisi A DPRD Kota Semarang. Saat ini ia ditahan Polda Bali karena kedapatan menggunakan sabu saat DPRD Kota Semarang melakukan studi banding ke Bali, awal Februari 2011.

Ia ditangkap bersama teman lainnya yang juga anggota DPRD, yaitu Edy Purwanto dari Fraksi Demokrat. Kedua wakil rakyat itu terancam hukuman 12 tahun penjara.

Penunjukan Plt Ketua Fraksi ini, menurut Hendy, karena dinamika politik dan kehidupan masyarakat begitu cepat sehingga banyak yang perlu disikapi. "Kami khawatir jika tidak segera ditunjuk plt akan menghambat kerja teman-teman di Dewan," imbuh Hendy.

Kadarlusman sendiri mengaku siap dengan penunjukan dirinya. Meski cuma sebagai pelaksana tugas, ia akan melaksanakan amanat partai dengan baik. 

Baca Juga: Tanpa Metal Detektor, Periksa Pakai 'Feeling'

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau