Arema dan Sriwijaya FC Bersaing

Kompas.com - 27/03/2011, 03:32 WIB

Malang, kompas - Pertemuan kesebelasan Arema Indonesia melawan Sriwijaya FC dalam lanjutan Liga Super Indonesia, Minggu (27/3) di Stadion Kanjuruhan, Malang, akan menjadi ajang perebutan poin bagi dua kesebelasan itu.

Arema Indonesia ingin merebut poin penuh guna mengamankan posisinya di peringkat kelima klasemen sementara liga dan mendekati pemuncak klasemen, Persipura Jayapura.

Arema Indonesia adalah juara liga tahun sebelumnya. Kini, Arema Indonesia masih di peringkat lima klasemen sementara dengan 27 poin hasil dari 17 kali berlaga, tujuh kali menang, enam kali imbang, dan empat kali kalah.

Sementara Sriwijaya FC menguntit Arema Indonesia di peringkat keenam klasemen sementara dengan nilai 27, hasil dari 18 kali tanding, delapan menang, tiga seri, dan tujuh kali kalah.

”Kami selalu bertanding dengan tekad untuk menang, apalagi di kandang. Namun, Sriwijaya FC adalah tim bagus dengan banyak pemain berkualitas sehingga siapa yang bisa menerapkan strategi dengan benar maka ia akan menang,” ujar Pelatih Arema Indonesia Miroslav Janu, Sabtu di Malang, Jawa Timur.

Dalam laga Minggu, Arema Indonesia minus pemain bertahannya, Waluyo, karena terkena akumulasi kartu kuning. Posisinya bisa digantikan Purwaka.

Ivan Kolev, Pelatih Sriwijaya FC, mengaku kehilangan sejumlah pemain karena cedera, seperti stoper Claudio Alves de Santos, gelandang Firman Utina dan Ponaryo Astaman.

Sementara itu, Persijap Jepara menang tipis 1-0 atas tamunya, PSPS Pekanbaru, dalam laga di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Jawa Tengah. Gol Persijap dicetak Johan Juhansyah yang mendapat umpan silang Nurul Huda pada menit ke-42.

Laga lainnya, Pelita Jaya menekuk Bontang FC dengan skor 2-1 di Stadion Mulawarman Bontang, Kalimantan Timur.

Gol Pelita Jaya tercipta pada menit ke-59 melalui tendangan Safee Salli.

Safee mencetak gol kedua pada menit ke-72.

Satu-satunya gol balasan Bontang FC tercipta pada menit ke-89 melalui tendangan penalti Kenji Adachihara.

Dari ajang Liga Primer, Persema Malang membungkam tamunya, Bintang Medan, 4-1, Sabtu di Stadion Gajayana, Malang.

Gol pertama tuan rumah tercipta pada menit ke-16, hasil tendangan penalti Semme Patrick.    

Babak kedua baru dimulai, Hang Sang Min menambah keunggulan ”Laskar Ken Arok”. Gol ketiga Persema tercetak pada menit ke-57 melalui Ngon Mamoun. Pada menit ke-83, tuan rumah mencetak gol keempat melalui Jaya Teguh Angga.

Gol tunggal Bintang Medan berasal dari tendangan penalti Cosmin Vancea, menit ke-73.

”Persema tim bagus. Mereka kuat di semua lini dan terutama di lini tengah. Pertarungan di lini tengah inilah kami kalah. Para pemain saya harus menjadikan laga ini sebagai pembelajaran,” ujar Pelatih Bintang Medan Michael Feichtenbeiner.

Pelatih Persema Timo Scheunemann senang timnya tampil bagus walau tanpa Irfan Bachdim dan Robby Gaspar. ”Kemenangan kami, membuat terobosan- terobosan dan membalik ketegangan menjadi semangat untuk menang,” katanya. (DIA/WAD)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau