Selamat Bersepeda, Selamatkan PSSI

Kompas.com - 27/03/2011, 11:13 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng turut bersepeda santai yang diselenggarakan Kompas dan Gandaria City. Setiba di Gandaria City, Andi Mallarangeng yang didapuk untuk memberi kesan dan pesan oleh panitia, justru memanfaatkannya dengan kampanye untuk menyelamatkan PSSI.

"Selamat bersepeda, selamatkan PSSI," kata Andi Mallarangeng yang disambut riuh peserta bersepeda dengan tajuk Fun Bike for Nature di Jakarta, Minggu (27/3/2011).

Kongres PSSI di Pekanbaru, Sabtu (26/3/2011) kemarin dibatalkan PSSI. Ketua Umum PSSI Nurdin Halid bahkan kabur dari Kongres PSSI, setelah sejumlah pihak menjebol ruang acara di hotel Premier, Pekanbaru. Kongres tersebut kemudian diambil alih 78 orang yang mengklaim pemilik suara sah anggota PSSI dan menggelar kongres hingga selesai.

Andi Mallarangeng tak melanjutkan pesan dan kesannya di atas podium. Setelah pekik tersebut, Andi pun diam seribu bahasa.

Sementara itu, Menko Perekonomian Hatta Rajasa yang turut hadir menyambut baik acara bersepeda tersebut. "Jakarta bisa bersih udaranya, langit biru. Apa kita minta Kompas untuk rutin menyelenggarakannya?" ucap Hatta.(Tribunnws.com/Ade Mayasanto)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau