Diaoyu

Giliran Taiwan Tegur Jepang

Kompas.com - 01/04/2011, 16:41 WIB

TAIPEI, KOMPAS.com — Taiwan, Jumat (1/4/2011), memprotes Jepang atas pernyataan baru bagi kedaulatan atas satu gugusan pulau yang disengketakan di Laut China Timur. Taiwan pun memperingatkan tindakan seperti itu akan merusak hubungan. "Pemerintah memprotes pihak Jepang karena mengklaim sepihak dan tidak benar atas pulau-pulau Diaoyu dalam satu versi baru buku  pelajaran yang dikeluarkan awal pekan ini," kata kementerian luar negeri.     

"Pulau-pulau Diaoyu adalah bagian dari wilayah kami dan kami mendesak Jepang menangani masalah ini secara rasional dan hati-hati  atau berisiko merusak hubungan persahabatan antara Taiwan dan Jepang," katanya, dalam sebuah pernyataan.     

Kelompok pulau yang tidak berpenduduk itu—yang pihak Jepang menyebutnya sebagai Senkaku dan Diaoyu oleh China dan Taiwan—telah menjadi pusat serangkaian pertikaian diplomatik antara Tokyo, Beijing, dan Taipei dalam tahun-tahun belakangan ini.     

China juga mengklaim gugusan pulau yang kaya sumber alam itu.     

Tahun lalu, Kementerian Luar Negeri Taiwan melancarkan satu protes setelah satu kapal yang membawa para pemrotes anti-Jepang menuju pulau-pulau itu dipaksa mengubah haluannya oleh kapal-kapal patroli Jepang.     

Jepang dan China juga terlibat sengketa saat itu setelah Tokyo menahan para nelayan China karena menangkap ikan secara tidak sah  dan mengatakan kapal China itu menabrak kapal-kapal penjaga pantai Jepang dalam kasus itu.     

Tokyo mengakui Beijing bukan Taipei tetapi tetap menjalin hubungan perdagangan dengan pulau itu.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau