TAIPEI, KOMPAS.com — Taiwan, Jumat (1/4/2011), memprotes Jepang atas pernyataan baru bagi kedaulatan atas satu gugusan pulau yang disengketakan di Laut China Timur. Taiwan pun memperingatkan tindakan seperti itu akan merusak hubungan. "Pemerintah memprotes pihak Jepang karena mengklaim sepihak dan tidak benar atas pulau-pulau Diaoyu dalam satu versi baru buku pelajaran yang dikeluarkan awal pekan ini," kata kementerian luar negeri.
"Pulau-pulau Diaoyu adalah bagian dari wilayah kami dan kami mendesak Jepang menangani masalah ini secara rasional dan hati-hati atau berisiko merusak hubungan persahabatan antara Taiwan dan Jepang," katanya, dalam sebuah pernyataan.
Kelompok pulau yang tidak berpenduduk itu—yang pihak Jepang menyebutnya sebagai Senkaku dan Diaoyu oleh China dan Taiwan—telah menjadi pusat serangkaian pertikaian diplomatik antara Tokyo, Beijing, dan Taipei dalam tahun-tahun belakangan ini.
China juga mengklaim gugusan pulau yang kaya sumber alam itu.
Tahun lalu, Kementerian Luar Negeri Taiwan melancarkan satu protes setelah satu kapal yang membawa para pemrotes anti-Jepang menuju pulau-pulau itu dipaksa mengubah haluannya oleh kapal-kapal patroli Jepang.
Jepang dan China juga terlibat sengketa saat itu setelah Tokyo menahan para nelayan China karena menangkap ikan secara tidak sah dan mengatakan kapal China itu menabrak kapal-kapal penjaga pantai Jepang dalam kasus itu.
Tokyo mengakui Beijing bukan Taipei tetapi tetap menjalin hubungan perdagangan dengan pulau itu.