LANGKAT, KOMPAS.com — Banjir kembali merendam ratusan rumah di Kecamatan Wampu dan Padang Tualang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, akibat meluapnya sejumlah sungai menyusul hujan deras yang terjadi di daerah itu.
"Memang hujan turun dalam beberapa hari ini, menyebabkan air Sungai Sei Lincing meluap," kata Camat Wampu Elvi Handayani ketika dihubungi pada Rabu (6/4/2011).
Menurut dia, yang mengkhawatirkan hanya di Desa Mekar Jaya karena rumah berada di bawah tanggul sehingga rembesan air langsung ke rumah wargat.
Elvi Handayani mengatakan, apabila hujan deras, Sungai Sei Lincing dipastikan akan meluap. Untuk itu, pihaknya segera berkoordinasi dengan instansi terkait agar tanggul yang ada kembali ditinggikan.
"Upaya penanggulangan juga harus melibatkan kecamatan tetangga, yaitu Batang Serangan, terutama untuk memperbaiki pintu air," katanya.
Pintu air tersebut dibuat tahun 1990 dan sudah rusak sehingga air dengan mudah keluar-masuk permukiman warga Mekar Jaya.
Paimin, warga Mekar Jaya, Kecamatan Wampu, yang dihubungi, menjelaskan, sejumlah rumah warga dimasuki air dengan ketinggian hingga sepinggang.
"Sementara ini ada yang memilih mengungsi ke rumah tetangga yang tidak terendam air. Kami sangat membutuhkan bantuan mesin untuk menguras air agar dapat disalurkan ke tali air yang berada di dekat permukiman," katanya.
Banjir juga menggenangi rumah warga di Kecamatan Padang Tualang karena hujan yang sejak beberapa hari terakhir kembali turun.
Akibatnya, beberapa tanggul sungai tidak sanggup lagi menahan air, lalu merembes dan menggenangi permukiman masyarakat yang ada di sekitarnya.
Warga berharap Pemerintah Kabupaten Langkat dapat segera memperbaiki tanggul-tanggul yang jebol.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang