Pernikahan sejenis

Icha Diperiksa Kembali Penyidik

Kompas.com - 09/04/2011, 17:07 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Pemeriksaan terhadap Friska Anastasya Octaviany alias Icha, hari ini, Sabtu (9/4/2011), dilakukan kembali oleh penyidik Polsektro Jatiasih. Hal ini dilakukan untuk menyamakan pernyataan yang sudah diberikan oleh para saksi yang sudah diperiksa sebelumnya dengan tersangka.

"Iya benar, hari ini sekitar pukul tiga sore klien saya akan diperiksa lagi oleh penyidik," ujar kuasa hukum Icha, Naupal Al Rasyid, ketika dihubungi Kompas.com, Sabtu. Pihak kuasa hukum Icha sangat menyambut dengan baik pemeriksaan kembali kliennya tersebut karena sejak Icha ditahan, pemeriksaan baru berlangsung sekali, yaitu pemeriksaan yang dilakukan Rabu lalu.

"Klien saya hanya menjalani sekali pemeriksaan sehingga memang butuh pemeriksaan tambahan dan juga berkas tambahan," ungkap Naupal.

Selain itu, pemeriksaan ini juga terkait dengan kesaksian para saksi yang sudah dilakukan sebelumnya. Penyidik merasa perlu untuk menyamakan kesaksian para saksi dengan pernyataan tersangka sehingga pemeriksaan terhadap Icha pun dilakukan kembali.

Sejauh ini, beberapa orang sudah diperiksa sebagai saksi oleh Polsektro Jatiasih, antara lain Ketua KUA Jatiasih yang masih menjabat, Ahmad Sumroni; penghulu yang menikahkan Icha dan Muhammad Umar, Abdul Ghofur; mantan Ketua KUA Jatiasih, Zarkasih; dan kedua orangtua palsu Icha.

Umar, suami Icha, dan ketua RT 01 Bojongsari juga telah diperiksa terlebih dahulu. Seperti diberitakan, Icha alias Rahmat Sulistyo berkenalan dengan Umar melalui Facebook. Perkenalan tersebut berkembang menjadi hubungan yang serius hingga keduanya pun memutuskan untuk menikah pada 19 September 2010.

Setelah enam bulan menikah, Umar baru mengetahui bahwa istrinya adalah seorang laki-laki. Atas dasar hal ini, Umar segera melaporkan Icha alias Tyo ke Polsektro Jatiasih, Rabu (30/3/2011). Hari berikutnya, Kamis, Icha dibawa ke Polsektro Jatiasih untuk diamankan hingga saat ini.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau