BSD Targetkan Penjualan 2011 Capai Rp 4 Triliun

Kompas.com - 12/04/2011, 15:21 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), perusahaan pengembang di Indonesia, menargetkan "marketing sales" BSDE pada tahun 2011 dapat mencapai Rp4 triliun.

Presiden Direktur Bumi Serpong Damai, Harry Budi Hartanto, dalam siaran pers di Jakarta, Selasa mengatakan, untuk mencapai target marketing sales tersebut, perusahaan akan meluncurkan 10 sub-cluster yang merupakan bagian dari pengembangan di tahap kedua BSD City. Ia menambahkan, sub-kluster yang akan diluncurkan perseroan itu menyasar segmen menengah serta menengah atas dan akan dijual di kisaran harga Rp600 juta-an hingga Rp3 miliar per unitnya.

"Kalangan menengah selalu mencari nilai lebih dari investasi mereka termasuk rumah dan berdasarkan alasan ini, properti di BSDE terbukti menguntungkan. Setidaknya per tahun harga tanah di kawasan ini naik bervariasi hingga 20 persen per tahunnya," ujarnya.

Ia mengatakan, respon masyarakat baik, hal ini dapat dilihat dari tingginya tingkat penyerapan. Hampir seluruh produk baru yang diluncurkan perusahaan selalu "sold out" dalam beberapa bulan. "Ini dimungkinkan karena BSD City selain telah dilengkapi dengan infrastruktur yang lengkap juga memiliki kemudahan akses dari dan ke Jakarta," kata dia.

Ia menambahkan, angka penjualan marketing tersebut sekitar 37,5 persen yang akan dikontribusikan oleh anak-anak perusahaan yakni, PT Duta Pertiwi Tbk, PT Sinar Mas Wisesa dan PT Sinar Mas Teladan, sisanya sebesar 62,5 persen berasal dari penjualan produk perumahan maupun unit komersial di BSD City. "Untuk tahun 2011 ini, kami telah menganggarkan dana hingga Rp2 triliun untuk pengembangan pembangunan proyek perumahan dan komersial maupun infrastruktur," paparnya.

Tercatat sepanjang 2010, BSDE berhasil mencatat peningkatan laba bersih 28 persen dari Rp308,73 miliar pada 2009 menjadi Rp394,40 miliar. Sementara, pendapatan usaha Perseroan juga naik 3 persen dari Rp2,41 triliun pada 2009 menjadi Rp2,47 triliun di tahun 2010.

"Angka pendapatan usaha BSD disumbang oleh Penjualan produk berupa rumah tinggal, tanah, pusat pendidikan, strata title, bangunan industri, rumah toko dan perkantoran sebesar 74 persen dan sisanya 26 persen berasal dari pendapatan yang berkelanjutan (recurring income)," kata Harry.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau