Tahanan

Perkara Young Su, AS Minta Tolong Swedia

Kompas.com - 14/04/2011, 14:08 WIB

KOMPAS.com - Genap empat bulanan Jun Young Su mendekam di bui Korea Utara. Pihak Pyongyang cuma mengatakan kalau warganegara Amerika Serikat (AS) itu melakukan tindakan kriminal melawan negara. Melalui warta Kantor Berita Korea Utara KCNA pada Kamis (14/4/2011), Korea Utara mengakui penahanan itu.

Sementara itu, sebelumnya, kementerian luar negeri Amerika Serikat memastikan seorang warga AS ditahan di Korea Utara. AS pun secara resmi telah meminta agar orang tersebut dibebaskan dengan alasan kemanusiaan.

Pemerintah Korea Utara tidak memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai latar belakang warga negara Amerika Serikat ini. Menurut pemerintah AS, diplomat Swedia di Pyongyang telah mengunjungi tawanan tersebut.

AS tidak punya hubungan diplomatis resmi dengan Korea Utara. Maka dari itulah kedutaan besar Swedia di Pyongyang ikut membantu keperluan warga negara AS di Korea Utara.

Pada 2009, dua orang mantan presiden AS datang ke Pyongyang sebagai utusan untuk membebaskan warga AS yang ditahan di sana.

Berita penangkapan warga AS ini muncul menjelang kunjungan Menteri Luar Negeri Hillary Clinton ke Seoul akhir pekan ini guna membicarakan soal dugaan pengembangan senjata nuklir yang dikembangkan oleh Korut. Ada tekanan agar Korea Utara mau kembali dalam pembicaraan internasional terkait masalah nuklir ini.

Akhir April 2011, mantan Presiden AS Jimmy Carter akan terbang ke Pyongyang dalam kunjungan pribadi untuk membicarakan persenjataan nuklir. Hampir pasti, Carter sekaligus mengupayakan pembebasan warga AS yang ditahan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau