Jam Tangan Bluetooth hingga Mobil F1

Kompas.com - 18/04/2011, 08:36 WIB

KOMPAS.com — Pertengahan Maret lalu, Basel menggelar Baselworld 2011. Ajang tahunan yang awalnya digelar tahun 1917 ini adalah pameran jam dan perhiasan terbesar di dunia.

Tahun ini, Baselworld diikuti 1.900 peserta pameran dari 45 negara dan didatangi sekitar 100.000 pengunjung dari 100 negara serta diliput 2.900 jurnalis dari 70 negara. Besarnya minat pengunjung dan liputan media membuat pameran ini menjadi ajang promosi produk baru seperti halnya pekan mode di Paris, London, New York, dan Milan di dunia mode.

Aplikasi teknologi dalam jam tangan salah satunya terdapat dalam Casio G-SHOCK Bluetooth Low Energy. Kalau selama ini kita mengenal istilah smartphone, tak lama lagi Anda juga bisa memiliki smartwatches.

Di Basel, Casio Computer Co Ltd merilis Casio G-SHOCK Bluetooth Low Energy Wireless Technology. Dengan teknologi ini, perangkat komunikasi nirkabel bisa digunakan dengan konsumsi energi yang rendah.

Sebagai jam tangan yang pintar, jam yang akan berada di pasar pada tahun ini bisa menyesuaikan waktu secara otomatis, sesuai dengan keberadaan si pemakai. Untuk saat ini, aplikasi Bluetooth Low Energy membuat smartwatches bisa terhubung dengan smartphone, misalnya ketika mengaktifkan dan menghentikan alarm dan fungsi getar ponsel melalui tombol yang ada di jam.

Jam ini juga bisa mengirim sinyal ketika ponsel menerima panggilan, mendapat layanan pesan singkat, dan surat elektronik.

Sejak dirilis tahun 1983, G-SHOCK memang selalu mengembangkan konstruksi dan desain yang berdasar pada ketahanan terhadap benturan. "Untuk Baselworld 2011, produk-produk yang kami pamerkan diadopsi dari tema 'Faces Inspired by Electronics'. Kami akan selalu memproduksi jam dengan ide yang unik dan berteknologi tinggi," tutur Direktur Casio Computer Co Ltd Yuichi Masuda, seperti terdapat dalam situs www.baselworld.com.

Kecanggihan teknologi juga diperlihatkan salah satu model TAG Heuer, yaitu Mikrotimer Flying 1000. Jam ini menjadi revolusi dari model sebelumnya, yaitu Carrera Mikrograph 1/100th Second Chronograph, dengan menjadi jam mekanikal pertama yang mampu mengukur hingga hitungan 1/1.000 detik atau setara dengan 3.600.000 detak per satu jam atau tiga kali lebih cepat dari piston dalam mesin mobil F1 yang dinyalakan dalam kecepatan maksimum.

Seperti dalam konstruksi mobil balap, mesin Mikrotimer Flying 1000 dibuat dengan mengedepankan presisi dan kecepatan.

Produk lain, yaitu Tissot Sea Touch, disediakan bagi penggemar olahraga menyelam karena memiliki resistensi terhadap air hingga kedalaman 200 meter. Kecanggihan ini melengkapi fitur lainnya, seperti antibenturan, antimagnet, dan pergelangan tangan yang solid.

Jam yang terbuat dari titanium dan tersedia dalam warna oranye, biru, putih, dan hitam ini bersistem kronografi digital, memiliki kalender, alarm, termometer, kompas, dan buku harian bagi penyelam.

Produk asal Denmark, Obaku, juga merilis jam olahraga. Obaku model V140G bahkan disebut-sebut sebagai jam olahraga paling tipis. Obaku V140G yang didesain oleh Christian Mikkelsen menggabungkan kesan tipis, kokoh, dan penuh gaya. Tak seperti jam olahraga lain yang biasanya terdiri atas banyak tombol, Obaku V140G berpenampilan sederhana karena hanya berfungsi menunjukkan waktu.

"Jam olahraga biasanya berbentuk tebal dan memiliki banyak fungsi. Saya mendesain jam yang kemungkinan menjadi jam olahraga paling tipis yang ada di pasar. Meski demikian, jam ini tetap memiliki tampilan sporty," kata Mikkelsen tentang jam yang terbuat dari stainless steel tersebut.

Sebagai wakil dari jam olahraga berdesain tebal, Casio memiliki model PRW-2500 yang cocok dipakai di gunung hingga laut. Selain penunjuk waktu, jam yang cocok dipakai di luar ruang ini memiliki kompas, bisa mengukur tekanan dan suhu udara yang cocok untuk pendaki gunung.

Beragam model Gc
Sebagai pameran jam dan perhiasan terakbar, produsen-produsen jam dengan nama besar, seperti Rolex dan Seiko, juga berkompetisi mengeluarkan berbagai model. Begitu pula dengan Gc, produk jam tangan dari Guess yang baru dirilis tahun 2007.

Paul Marciano, desainer sekaligus salah satu pendiri Guess, dalam wawancara melalui surat elektronik mengatakan, keikutsertaan produknya dalam pameran ini sangat penting sebagai indikator eksistensi Gc di antara merek-merek terkenal lainnya.

Untuk tahun ini, Gc mengeluarkan beberapa model baru dengan beragam gaya, salah satunya adalah Gc XLS-Glam yang didesain untuk perempuan. Dijelaskan Marciano, jam dari bahan keramik ini dibuat untuk perempuan yang menginginkan desain yang elegan dan menyegarkan. Sementara bagi laki-laki, ada model Sport Class XXL Blackout dengan pilihan warna putih dan hitam yang bergaya maskulin.

Bagi konsumen yang menginginkan desain eksklusif, Marciano mendesain jam mekanikal edisi terbatas bernama Skeleton Heartbeat. Jam ini memakai bahan kristal safir yang transparan sehingga bagian dalam jam bisa terlihat jelas. Selain memproduksi 150 jam dengan model ini, Gc membuat 25 tambahan yang di dalamnya memakai berlian.

"Persaingan antarmerek jam saat ini sangat kompetitif, sama seperti persaingan di dunia mode. Dengan demikian, kami harus sekreatif mungkin menciptakan desain yang bisa menarik perhatian penggemar jam," kata Marciano, yang sudah memiliki tiga butik Gc di Jakarta dan akan segera membuka butik di Bali. (Yulia Sapthiani)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau