JAKARTA, KOMPAS.com - Terganggunya pasar mobil- mobil Jepang di berbagai negara akibat bencana, termasuk di Indonesia coba dimanfaatkan oleh PT Ford Motor Indonesia (FMI) untuk mengais keuntungan di segmen hatchback. Bahkan, menurut Presdir FMI Will Angove, pihaknya sudah menaikkan pasokan unit dari negeri gajah putih dan posisi hatchback itu sangat aman karena suplai komponen dari negara ASEAN dan Eropa.
"Kami berusaha menjual sebanyak-banyaknya sebelum terjadi kenaikan harga Rp 5 juta pada Juni," ujar Will disela-sela acara peluncuran program Fiesta Celebrition di Central Park, Jakarta Barat, hari ini (18/4). Malah, lanjutnya inden Fiesta sekarang sudah menumpuk sampai dua bulan akan dipangkas menjadi 4 sampai 6 minggu.
FMI mengaku dampak bencana alam Jepang justru terkena pada model Escape yang dipasok dari Filipina. Gangguan suplai baru dirasakan Ford mulai bulan depan dengan pengurangan sampai 50 persen.
"Sekarang ini, kami ready stock 40 unit sebulan. Bulan depan sudah ada laporan akan ada pengurangan 20 unit (setengah) dari sebelumnya, kami harap Juli sudah kembali normal," beber Will.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang