Teror

Pelaku Bom Buku Ditangkap

Kompas.com - 21/04/2011, 11:45 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Polisi dikabarkan menangkap lima pelaku bom buku di daerah Pondok Kopi, Jakarta Timur, Kamis (21/4/2011). Berdasarkan informasi yang dihimpun, penggerebekan dilakukan tim Densus 88 sekitar pukul 06.00.

"Kami sedang cek informasi itu. Nanti ya abis shalat, saya shalat dulu. Nanti kalau sudah fixed kami sampaikan kepada teman-teman wartawan," ujar Kepala Divisi Humas Polri Irjen Anton Bachrul Alam ketika dikonfirmasi mengenai penangkapan ini, Kamis.

Sebelumnya, Kepala Polda Metro Jaya Irjen Sutarman mengatakan, pihaknya sudah mencurigai satu kelompok sebagai pelaku teror bom buku yang terjadi di sejumlah kawasan Ibu Kota pada pertengahan Maret lalu. Namun, pihaknya masih perlu bukti yang menguatkan kecurigaan polisi.

"Ada kelompok yang dicurigai. Memang ada kaitannya dengan alat bukti, tetapi baru satu alat bukti," kata Sutarman, Rabu (20/4/2011) di Markas Polda Metro Jaya, Jakarta.

Sutarman menjelaskan, kepolisian membutuhkan minimal dua barang bukti agar bisa menangkap pelaku teror bom buku. "Kami butuhkan minimal dua alat bukti untuk menjerat mereka," ujarnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau