Layanan kesehatan

Layanan ODHA, Waria Tolak Diskriminasi

Kompas.com - 21/04/2011, 16:24 WIB

SURABAYA, KOMPAS.com - Puluhan waria, Kamis (21/4/2011) siang mendatangi kantor DPRD Jatim di Jalan Indrapura, Surabaya. Mereka menggelar aksi menuntut Pemerintah tidak melakukan diskriminasi dalam pelayanan kesehatan terhadap waria maupun perempuan yang positif mengidap HIV/AIDS.

Dengan dandanan dan gaya yang khas, mereka berorasi sambil membentangkan poster di antaranya bertuliskan 'Kami Juga Manusia', 'Jangan Bedakan Kami', dan 'Hapus Stigma Negatif ODHA'.

Koordinator Pokja Perempuan Jaringan Orang Terinfeksi HIV Indonesia (JOTHI), Dini Susanti mengatakan, selama ini mereka merasa mendapat perlakuan diskriminatif jika berobat ke rumah sakit, alasan utamanya karena mereka positif mengidap HIV/AIDS.

Contoh paling mudah menurutnya, saat melakukan pemeriksaan, mereka menggunakan sarung tangan. Padahal menurut standar operasional pelayanan, tidak perlu menggunakan sarung tangan. 'Itu contoh kecil perlakuan diskriminasi, dan masih banyak lagi jenis perlakuan diskriminatif lainnya,' katanya.

Karena itu, melalui momen Hari Kartini ini, dia mendesak pemerintah agar mempermudah akses layanan kesehatan reproduksi bagi perempuan dan waria penderita HIV/AIDS.

Pemerintah pun harus meningkatkan mutu layanannya, menyosialisasikan bahaya HIV/AIDS dengan pendekatan kemanusiaan, serta memberikan pelayanan gratis pada warga yang kurang mampu.

Selain JOTHI, aksi tersebut juga didukung oleh Persatuan Waria Kota Surabaya, dan Women Impowerman.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau