Hamili Ekonom, Presiden Peru Akui Cerai

Kompas.com - 02/05/2011, 07:09 WIB

LIMA, KOMPAS.com — Presiden Peru Alan Garcia, Minggu (1/5/2011), mengonfirmasi ia telah bercerai dengan istrinya, Pilar Nores, selama dua tahun belakangan ini.

"Ia mengatakan apa yang diketahui semua orang," kata Garcia kepada stasiun televisi Panamericana, Channel 5. Garcia merujuk kepada pernyataan istrinya.

"Ia memberi tahu yang sebenarnya. Ya, kami berpisah, tetapi kami masih bertemu," kata Presiden Peru itu. Pada Sabtu (30/4/2011), media setempat melaporkan Nores mengakui dia telah berpisah selama dua tahun.

Pasangan presiden dan ibu negara Peru tersebut memiliki empat anak—yang sudah dewasa. Nores, warga negara Argentina, mengatakan kepada surat kabar El Comercio bahwa pasangan itu pernah berusaha memperbaiki rumah tangga mereka, "tetapi itu tak berhasil".

Ia mengatakan, perincian lebih lanjut mengenai perpisahan yang sudah berjalan lama tersebut "sangat bersifat pribadi".

Garcia, yang akan mengakhiri masa jabatan keduanya sebagai Presiden Peru, mengakui bahwa selama kampanye presidennya tahun 2006, ia telah menghamili seorang ekonom bernama Roxanne Cheesman dan punya seorang anak.

Garcia terlibat hubungan di luar nikah dengan ekonom itu selama 18 bulan. Pada 5 Juni, pemberi suara akan memilih antara tokoh sayap kiri, Ollanta Humala, dan calon dari kubu konservatif, Keiko Fujimori, sebagai presiden baru Peru.

"Saya memang menjadi topik pembicaraan istri saya," kata Garcia (61) kepada stasiun televisi tersebut. Garcia menyatakan, ia dan istrinya berpisah "seperti separuh pasangan di Peru". Ia mengatakan "tak memiliki permusuhan dengan siapa pun yang telah memberi dia empat anak yang luar biasa".

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau