Jelang gp turki

Rosberg Yakin Bisa Kalahkan Ferrari

Kompas.com - 06/05/2011, 22:52 WIB

ISTANBUL, Kompas.com — Pebalap Mercedes GP, Nico Rosberg, yakin bahwa timnya bisa mengalahkan Ferrari pada balapan GP Turki akhir pekan ini. Rosberg optimistis setelah melihat hasil dua kali latihan bebas pada Jumat (6/5/2011).

Pebalap asal Jerman ini dan skuadnya mulai menunjukkan tanda-tanda akan bangkit pada seri sebelumnya di China. Sebelumnya, dalam dua seri perdana, mereka tampil kurang mengesankan sehingga tak terlalu diperhitungkan.

Namun, dalam hari pertama latihan bebas, Mercedes tampil mencengangkan. Inilah yang membuat Rosberg, yang menjadi tercepat kedua pada dua kali latihan hari ini, optimistis Mercedes akan membuat kejutan saat balapan di Istanbul.

"Apa yang kami inginkan adalah sebuah penampilan yang mirip lagi di sini," ujar Rosberg. "Kami tak mengharapkan adanya perubahan."

"Kami hanya berharap agar bisa berkonsolidasi dan mungkin kembali berada di depan Ferrari. Ini adalah kemungkinan yang bagus."

Memang, dalam latihan bebas ini Mercedes secara konsisten berada di posisi empat besar. Jika pada latihan pertama mereka secara berturut-turut (Rosberg dan Michael Schumacher) berada di belakang pebalap Ferrari Fernando Alonso, maka pada latihan bebas kedua Rosberg dan Schumi jauh di depan Alonso. Rosberg di peringkat dua dan Schumi di peringkat empat, sedangkan Alonso di urutan 11.

Rosberg juga mengakui, strategi akan menjadi krusial pada balapan akhir pekan ini, tetapi dia tetap berpikiran positif bahwa timnya akan berada di jalur yang bagus.

"Strategi sangat penting tahun ini dan beruntung, saya pikir kami adalah salah satu yang terbaik untuk hal tersebut," jelasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau