Pariwisata

Satu Visa untuk Lima Destinasi di China

Kompas.com - 13/05/2011, 18:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Hong Kong Tourism Board bekerja sama dengan Dinas Pariwisata dari Guangzhou, Zhongshan, Jiangmen, dan Makau. Kelima daerah tersebut dihubungkan dengan Pearl River Delta. Sebuah kawasan yang dilalui aliran sungai Pearl yang bermuara ke Laut China Selatan. Dengan adanya kerja sama ini, wisatawan yang berkunjung hanya memerlukan satu visa untuk kelima destinasi. Guangzhou, Zhongshan, dan Jiangmen sendiri masuk dalam Provinsi Guangdong.

"Kami memberikan pengalaman langsung bagi wisatawan Indonesia merasakan sendiri kelima destinasi ini. Tidak sulit untuk datang karena adanya kemudahan akses, yaitu visa untuk kelima destinasi yang berlaku selama 144 jam. Syaratnya adalah untuk rombongan dengan minimun tiga orang," ungkap Executive Director Hong Kong Tourism Board Anthony Lau dalam jumpa pers di Shangri-La Hotel, Jakarta, Rabu (11/5/2011).

Selama ini wisatawan Indonesia memang diberi kemudahan, yaitu berkunjung ke Hongkong dan Makau tanpa visa. Karena itu, menurut Betty Fok selaku Head of Marketing Division Macau Government Tourist Office, akses menuju daratan China semakin mudah dengan adanya promosi visa rombongan selama 144 jam tersebut.

"Proses pembuatan visa saat di Makau untuk masuk ke Provinsi Guangdong hanya perlu satu hari. Tapi perlu diingat, visa ini tidak berlaku untuk di luar Provinsi Guangdong. Jadi, tidak untuk seluruh daratan China," ungkapnya.

Anthony menjelaskan bahwa pasar Asia Tenggara, terutama Indonesia, terus berkembang. Tahun 2010, wisatawan Indonesia yang masuk ke Hongkong mencapai 400.000 orang. Kenaikan wisatawan Indonesia juga terjadi untuk kunjungan ke Makau. Indonesia masuk dalam sepuluh besar pasar wisatawan ke Makau.

"Kami mengembangkan sebuah pola perjalanan yang menjual potensi wisata setiap destinasi. Kerja sama lima destinasi ini akan membuat pariwisata semakin kuat karena potensi wisata masing-masing destinasi saling mendukung. Sebuah kombinasi antara Hongkong sebagai kota internasional, Makau sebagai pusat hiburan dan masuk dalam daftar UNESCO, lalu ke kota yang kental dengan budaya dan sejarah China, yaitu Guangzhou, Zhongshan, dan Jiangmen," ungkap Anthony.

Ia menambahkan, kelima destinasi tersebut juga didukung oleh kemudahan akses transportasi, baik melalui jalur darat, udara, maupun laut. Selain itu, setiap daerah memiliki budaya dan obyek wisata yang berbeda-beda sehingga wisatawan akan mendapatkan pengalaman yang berbeda-beda pula di setiap daerah tersebut.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau