TEHERAN, KOMPAS.com — Sebuah ledakan terjadi di kilang minyak Abadan, Iran, saat Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad berkunjung pada Selasa (24/5/2011). Ledakan tersebut menewaskan satu orang dan mencederai 10 orang.
Namun, menurut laporan resmi pemerintah, insiden berdarah itu tidak memengaruhi kunjungan tersebut. Ahmadinejad tetap menyampaikan pidato yang disiarkan secara langsung oleh televisi.
"Kemungkinan kesalahan teknis diduga yang menyebabkan terjadi ledakan di salah satu dari beberapa unit kilang minyak Iran ini," kata kantor berita Fars, yang melaporkan fasilitas di kota Abadan, Iran barat daya.
"Kebakaran itu segera dikendalikan. Ledakan itu tidak mengganggu program presiden," tambah Fars yang menyebut enam orang cedera dan mengatakan asap tebal menyelimuti kilang tersebut dan membubung di atas kota itu.
Kantor berita Mehr mengatakan, satu orang tewas dalam insiden itu dan 10 orang cedera. "Saat ini kobaran api telah dikuasai dan evakuasi korban telah selesai. Saat ini pihak kepolisian sedang menyelidiki penyebab ledakan tersebut," kata Mehr.
Ahmadinejad berada di kilang tersebut untuk meresmikan satu unit baru, yang berfungsi untuk meningkatkan kapasitas produksi bahan bakar minyak negara itu dengan tambahan sekitar 4,2 juta liter per hari.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang