Kroni Strauss-Kahn Coba Suap Kerabat Korban

Kompas.com - 25/05/2011, 15:41 WIB

NEW YORK, KOMPAS.com — Teman-teman mantan Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Dominique Strauss-Kahn disebut-sebut mendekati kerabat pelayan Hotel Sofitel New York. Harian The New York Post melaporkan, mereka menawarkan sejumlah uang kepada kerabat korban yang tinggal di Guinea, Afrika Barat.

"Mereka (teman-teman Strauss-Kahn) sudah menemui keluarganya. Kasus ini akan diam dengan sendirinya," ungkap seorang pengusaha Perancis yang dikenal dengat dengan keluarga Strauss-Kahn kepada The Post.

Sementara itu, pihak kejaksaan telah "mengasingkan" pelayan kamar hotel itu di sebuah lokasi. Mereka bahkan memonitor setiap telepon yang masuk untuknya.

"Dia (Strauss-Kahn) pasti lolos dan bisa pulang ke Perancis. Dia tidak akan masuk penjara. Perempuan itu akan menerima uang banyak," ujar pengusaha yang tidak disebut namanya itu. Dia menyebut sejumlah uang bernilai jutaan.

Pengusaha itu sangat yakin uang berperan penting dalam kasus ini karena kerabat yang didekati itu sangat miskin. Desa Tchiakoulle sangat terpencil, akses masuknya sulit, dan tidak ada listrik serta sambungan telepon. Keluarga itu berpenghasilan 45 dollar AS (Rp 39.000) per bulan sehingga tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Begitu terpencilnya desa itu, sampai-sampai mereka tidak pernah mendengar kasus yang menimpa perempuan itu. Mereka baru mengetahuinya setelah media berhasil melacak.

Perempuan yang identitasnya disembunyikan itu tinggal di Bronx, New York, bersama putrinya yang berusia 15 tahun sejak suaminya meninggal beberapa tahun lalu. Meskipun bekerja, dia mendapat bantuan finansial dari keluarga kakaknya yang tinggal di New York.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau