Snmptn 2011

Siswa Tunadaksa Semangat Ikut Ujian

Kompas.com - 31/05/2011, 13:36 WIB

MALANG, KOMPAS.com - Sebanyak 22,960 peserta mengikuti ujian Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) Rayon 55 Malang, Jawa Timur, Selasa (31/5/2011). Ujian digelar dibeberapa lokasi di Malang, di antaranya di kampus Universitas Brawijaya (Unibraw), Universitas Negeri Malang (UNM), dan UIN Maliki Malang.

Adapun rincian peserta SNMPTN di antaranya, peserta IPA sebanyak 8.878 peserta di UIN Maliki Malang, peserta IPS sebanyak 8.997 di Universitas Brawijaya, dan IPC sebanyak 5.085 di Universitas Negeri Malang. SNMPTN juga diikuti oleh peserta dari kalangan tuna rungu dan tuna daksa. Selain itu, 8 peserta lainnya terdiri dari buta warna.

Adapun tunarungu dan tunadaksa itu atas nama Muhammad Rizky dan Adityanta. Kedua peserta ini berasal dari Malang.

Dalam pelasaksaan SNMPTN itu, di Universitas Negeri Malang (UNM), Rektor UM Prof H Suparno memantau beberapa ruangan yang ditempati peserta di UNM. Menurut Kepala BAAK UM, Amin Sidiq tercatat 11 peserta yang memiliki catatan khusus. Delapan peserta adalah peserta yang buta warna, satu peserta tuna netra, satu peserta tuna runggu dan satu peserta tuna daksa. Adapun pola pengawasannya diterapkan 1:10, artinya satu pengawas untuk 10 peserta.

"Alhamdulillah, hari pertama berjalan sukses. Bagi peserta berkelainan khusus juga dilayani dengan baik," ujar Amin.

Sementara itu, Adityanta Dani D, peserta tunadaksa, yang memang mengalami lumpuh sejak lahir, saat ditanya wartawan mengatakan, ia tetap semangat ingin ikut SNMPTN. Dia ingin sama dengan peserta normal lainnya mengikuti ujian ini.

Usai menyelesaikan tes pertama, yakni tes potensi akademik, Adityanta mengaku tak merasa kesulitan menjawab soal-soal yang disajikan.

"Alhamdulillah, saya bisa menjawab semua soal yang ada," ujarnya.

Adityanta mengaku, selama ujian berlangsung dirinya tak perlu dibantu. Ia mengatakan bisa menyelesaikan semua soal yang ada.

"Saya ingin menjawab sendiri. Selama saya masih bisa melakukannya, saya akan terus berusaha semaksimal mungkin," ujarnya.

Untuk peserta tunarungu dan tunadaksa, serta 8 peserta buta warna ditempatkan di ruang khusus berbeda dengan peserta lainnya. Mereka melaksanakan ujian di Fakultas Ekonomi UNM No 5, Fakultas MIPA G 6, di ruang 124.

Adapun pada hari pertama SNMPTN ini, materi ujian adalah Tes Akademik dan tes Bidang Studi Dasar (Matematika, Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris). Untuk hari kedua adalah Bidang Studi IPA dan tes Studi IPS yang digelar besok, Rabu (1/6/2011).

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau