Jelang gp inggris

Rossi Masih "Buta" tentang Silverstone

Kompas.com - 09/06/2011, 11:04 WIB

SILVERSTONE, Kompas.com — Akhir pekan ini, Valentino Rossi akan menjalani misi yang cukup sulit saat bertarung di GP Inggris. Pasalnya, "The Doctor" harus bertarung di arena yang dia belum kenal secara baik karena dia masih "buta" dengan sirkuit tersebut.

Ya, Rossi memang sudah punya pengalaman segunung di ajang balapan MotoGP. Akan tetapi, di Sirkuit Silverstone, juara dunia tujuh kali MotoGP tersebut nyaris tak punya pengalaman karena musim lalu dia absen menyusul cedera patah kaki yang dialaminya di seri sebelumnya, di Mugello. Jadi, pebalap berusia 33 tahun ini akan menjadi satu-satunya pebalap MotoGP yang tampil tanpa pengalaman di Silverstone.

Sebenarnya, masih ada dua nama yang merupakan rookie MotoGP, yaitu Cal Crutchlow dan Karel Abraham, yang bisa dimasukkan kategori tak punya pengalaman dengan motor ini (MotoGP). Akan tetapi, mereka sudah pernah merasakan kompetisi secara penuh di sirkuit tersebut karena tampil di WSBK dan Moto2. Bandingkan dengan Rossi yang hanya sedikit merasakan trek tersebut pada bulan lalu dalam event pembukaan pit dan paddock baru—Silverstone baru saja direnovasi—di mana dia hanya mencoba beberapa lap, itu pun menggunakan street bike (bukan motor MotoGP).

"Silverstone merupakan trek bagus yang sulit dan agak cepat. Saya akan memulainya pada hari Jumat dengan pengalaman yang sedikit karena saya tidak ikut membalap di sana pada tahun lalu," ujar pebalap andalan Ducati ini. "Saya tidak pernah menunggang motor MotoGP di sana meskipun saya bisa menyelesaikan sekitar 20 lap di sana dengan motor sport 1198.

"Saya harus mempelajari trek secara cepat dan sebisa mungkin, karena ini sangat teknis, dengan beberapa titik gelap di mana mengambil jalur yang tepat menjadi sangat penting.  Kami tentu saja juga akan bekerja untuk menyesuaikan motor.

"Bagaimanapun juga, kami semakin memahami mengeset GP11, dan Ducati terus melakukan pengembangan. Masih ada pekerjaan yang harus diselesaikan, tetapi jelas bahwa area mana yang harus dituju dan kami semua fokus untuk memperbaikinya."

Dalam musim perdananya bersama Ducati pada 2011 ini, performa Rossi sangat tidak maksimal. Meskipun demikian, mantan pebalap Honda dan Yamaha tersebut sudah berhasil naik podium ketika finis di posisi tiga pada seri keempat di Le Mans, Perancis, 15 Mei lalu. Kini dia berada di posisi lima pada klasemen sementara, terpaut lima dari pebalap Repsol Honda, Andrea Dovizioso, di urutan tiga.

Di Silverstone, Rossi berpeluang besar menggeser Dani Pedrosa dari peringkat empat karena rivalnya asal Spanyol tersebut sudah pasti absen. Pedrosa masih  menjalani masa pemulihan pascaoperasi tulang selangka kanan akibat kecelakaan di Le Mans, setelah bersenggolan dengan Marco Simoncelli.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau