CALIFORNIA, Kompas.com — Genaro Hernandez, dua kali juara dunia kelas bulu super, meninggal dunia di kediamannya di Kalifornia dalam usia 45 tahun. Dia sudah lama berjuang mengatasi penyakit kanker.
Istri Hernandez, Liliana Hernandez, mengatakan, petinju itu meninggal pada hari Selasa karena menderita penyakit kanker yang disebut dengan istilah "rhabdomyosarcoma", yang menyerang serat ototnya.
Hernandez mengawali karier sebagai petinju profesional pada 1984 di Los Angeles bagian selatan. Ia merupakan juara kelas bulu super WBA dari 1991 sampai 1994 dan kelas bulu super WBC pada 1997 sampai 1998, dan mengakhiri kariernya dengan rekor 38-2-1, 17 kali menang KO.
Pada 1991 Hernandez bertanding di Perancis melawan petinju lokal Daniel Londas dan menang pada ronde kesembilan sehingga berhak atas gelar kosong WBA. Saudara lelaki dan pelatihnya, Rudy Hernandez, mengatakan kepada ESPN, pertandingan itu menurutnya merupakan yang terhebat dilakukan Hernandez.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang