JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 300 stan dipastikan akan memeriahkan kegiatan pameran flora dan fauna (flona) yang akan digelar pada 21-25 Juni di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat. Dengan kegiatan ini, diharapkan tumbuh kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian alam dan hewan yang menjadi unsur penting dalam keseimbangan alam.
Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI, Catharina Suryowati, mengatakan, kegiatan yang menjadi agenda tahunan ini bertujuan untuk mengumpulkan para pecinta tanaman serta hewan peliharaan. Pameran ini juga menjadi salah satu rangkaian acara untuk memeriahkan HUT ke-484 Jakarta.
"Pameran flona ini juga merupakan barometer untuk menetapkan harga dan tren tanaman untuk beberapa waktu ke depan," katanya, Sabtu (11/6/2011).
Catharina mengatakan, dalam kegiatan tahunan ini selalu ada temuan jenis flora dan fauna baru yang menjadi tren di kalangan kolektor. Namun, produk yang dihadirkan dalam kegiatan ini kebanyakan produk dalam negeri yang kualitasnya sangat bagus dan sudah terbukti. Selain itu, sarana dan prasarana kebutuhan flora dan fauna seperti, pupuk, pot bunga, obat-obatan tanaman maupun hewan dan kelengkapannya juga dihadirkan pada kegiatan ini.
Catharina mengatakan, pameran berskala nasional tersebut sebagai bagian dari upaya menyukseskan program Pemprov DKI, yaitu menjadikan kota Jakarta sebagai service city berwawasan lingkungan. Ia juga berharap kegiatan tersebut dapat memberdayakan dan meningkatkan perekonomian petani maupun pelaku agrobisnis.
Dalam pameran itu, pihak panitia juga akan menampilkan aneka jenis hewan langka koleksi Taman Margasatwa Ragunan (TMR). Mulai dari ular, monyet, burung elang, anak macan, dan sebagainya. Ia berharap pengunjung kegiatan ini bisa melebihi jumlah pengunjung tahun lalu yang mencapai 650 pengunjung.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang